PDIP: Keberpihakan Anies Baswedan ke Buruh Setengah Hati

ADVERTISEMENT

PDIP: Keberpihakan Anies Baswedan ke Buruh Setengah Hati

Matius Alfons - detikNews
Minggu, 19 Des 2021 06:11 WIB
Gembong Warsono merupakan Wakil Ketua Bappilu PDIP
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan merevisi upah minimum penghasilan (UMP) di DKI Jakarta menjadi Rp 225 ribu. Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono menyebut berubah-ubahnya keputusan Anies menandakan kajian yang tidak matang dan setengah hati terhadap buruh.

"Bagi kami kebijakan yang sering berubah-ubah, menandakan kajian dari kebijakan yang diambil tidak matang, berubah-ubah menandakan keberpihakannya kepada pekerja setengah hati," kata Gembong saat dihubungi, Sabtu (18/12/2021).

Gembong menyebut persoalan UMP seharusnya berdasarkan kesepakatan para pihak. Menurutnya keputusan UMP harus lah memikirkan kesimbangan antara pengusaha dan pekerja.

"Kenaikan UMP tentunya berdasarkan kesepakatan para pihak, namun yang harus memperhatikan keseimbangan, antara pengusaha dan pekerja," ucapnya.

Gembong menyebut besar-kecilnya UMP sebetulnya relatif. Akan tetapi, dia kembali menekankan keputusan menaikan UMP harus seimbang antara pengusaha dan pekerja.

"Soal jumlah sih relatif, tetapi yang paling utama kan bagaimana pemprov melakukan koordinasi kepada pihak pengusaha dan pekerja, agar terjamin keseimbangan itu," ujarnya.

Simak soal UMP di halaman berikutnya.

Simak Video: Anies Revisi UMP DKI: Naik Rp 225 Ribu, Jadi Rp 4.641.854

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT