Didesak Keluarga Eks Dirut TransJ Minta Maaf, Adi Kurnia: Ini Salah Paham

Anggi Muliawati - detikNews
Kamis, 16 Des 2021 16:41 WIB
Wakil Sekretaris Fraksi Gerindara, Adi Kurnia Setiadi
Wakil Sekretaris Fraksi Gerindara, Adi Kurnia Setiadi. (Foto: dok. Pribadi)
Jakarta -

Anggota DPRD DKI Jakarta, Adi Kurnia merespon desakan keluarga eks Direktur Utama (Dirut) TransJakarta Alm Sardjono Jhony untuk meminta maaf. Adi mengatakan permasalahan yang ada saat ini merupakan salah paham atau missed komunikasi (miskom).

"Ini menurut saya, kalau keluarga korban meminta permohonan maaf terhadap saya, saya sebagai seorang muslim menyatakan ini miskom, karena saya sebagai orang yang beradab, beretika, bermoral, beragama, saya tidak pernah menyebutkan nama," ujar Adi saat dihubungi detikcom, Kamis (16/12/2021).

Adi mengatakan dirinya tidak pernah menyebutkan nama ataupun menyebarkan video direksi TransJ tersebut. Menurutnya itu semua hanya kesalahpahaman saja.

"Ini menurut saya miskom aja, salah paham karena saya sebagai wakil rakyat, anggota dewan punya pengawasan, punya fungsi kontrol, untuk bagaimana aduan masyarakat ini saya tindak lanjuti, saya ingatkan agar kedepannya TransJ ini lebih baik lagi," ujarnya.

"Intinya apa yang dituduhkan oleh keluarga Almarhum kepada saya itu fitnah, saya menganggap ini miskom, saya gak pernah menyebarkan video, silahkan saya berani pertanggung jawabkan ucapan saya," sambungnya.

Diketahui sebelumnya, keluarga eks Dirut TransJ sudah memberikan klarifikasi terkait video yang beredar. Menurut Juru Bicara Keluarga Alm. Sardjono Jhony, Tjahyadi mengatakan video tersebut terjadi hampir dua tahun yang lalu.

"Peristiwa yang disebut oleh oknum anggota DPRD tersebut terjadi hampir dua tahun yang lalu, bertempat di Turki Restoran, Kemang, Jakarta Selatan," ujarnya.

Saat kejadian, Tjahyadi mengatakan para direksi tengah rapat membahas visi misi Almarhum sebagai Direktur Utama TransJ yang baru, serta menegaskan direksi TransJ tidak mengetahui adanya tari perut di restoran tersebut.

"Penari tidak masuk setengah meter dari pintu tempat rapat, beliau-beliau membelakangi penari dan sama sekali tidak terpengaruh," ujarnya.

Lebih lanjut, Kuasa Hukum SPTI, Ade Drajat mengatakan video viral tersebut tidak ada hubungannya dengan kecelakaan TransJ yang terjadi akhir-akhir ini.

"Video ini gak ada sangkut paut dengan kecelakaan TransJ, karena kecelakaan ini jauh dari rentetannya dengan peristiwa, gak ada sangkut pautnya," ujarnya.

Ade berharap pihak-pihak yang terlibat dalam penyebaran video untuk memberikan klarifikasinya.

"Saya berharap yang menyebarkan video tolong klarifikasi karena ini sangkut pautnya dengan keluarga Almarhum," tuturnya.

Simak video 'Keluarga Eks Dirut TransJ Desak Adi Kurnia Minta Maaf':

[Gambas:Video 20detik]



(yld/yld)