Respons BK DPRD DKI soal Adi Kurnia Diultimatum Keluarga Eks Dirut TransJ

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 16 Des 2021 08:35 WIB
Siapa Influencer Ngaku-ngaku Vaksin Ketiga di DPRD DKI?
Gedung DPRD DKI Jakarta (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Keluarga almarhum Sardjono Jhony mengultimatum anggota DPRD DKI Adi Kurnia untuk segera meminta maaf buntut viralnya video tari perut atau belly dance direksi TransJakarta. Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI memberikan respons atas polemik tersebut.

"Belum, kan Badan Kehormatan itu kan kalau panggil orang itu kan berdasarkan laporan, sekurang-kurangnya ada yang tanda tangan, pelapornya, alamat, lengkap gitu loh," kata Ketua BK DPRD DKI Achmad Nawawi kepada wartawan ditanya soal apakah akan memanggil Adi Kurnia, Rabu (15/12/2021).

Sejauh ini, menurut Nawawi, BK DPRD DKI belum menerima laporan atas Adi Kurnia terkait viralnya video tari perut atau belly dance direksi TransJakarta.

"Sepanjang adanya belum (ada laporan), atau mungkin lapor tapi masih dipegang sama anggota, saya nggak ada mungkin, tapi saya belum dapat laporannya itu," ujarnya.

Nawawi menjelaskan pemanggilan dan klarifikasi seorang anggota DPRD DKI Jakarta perlu adanya laporan resmi ke BK DPRD DKI. Jika ada laporan, BK DPRD DKI akan membahas laporan itu dalam rapat.

"Ada pasti (klarifikasi), kalau sudah ada informasi gitu, tapi besok saya akan rapat Badan Kehormatan, nanti bisa saya tanya sama teman-teman anggota, apakah ada anggota yang menerima laporan tentang itu," imbuhnya.

Keluarga almarhum Sardjono Jhony sebelumnya mengultimatum anggota DPRD DKI Adi Kurnia untuk segera meminta maaf. Hal ini buntut viralnya video tari perut atau belly dance direksi TransJakarta.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Saksikan Video 'Keluarga Eks Dirut TransJ Desak Adi Kurnia Minta Maaf':

[Gambas:Video 20detik]