Pulihkan Ekonomi, Trenggalek Luncurkan Program 100 Desa Wisata

Adhar Muttaqin - detikNews
Rabu, 15 Des 2021 14:44 WIB
Pulihkan Ekonomi, Trenggalek Luncurkan Program 100 Desa Wisata
Foto: Foto: Adhar Muttaqin/detikcom
Jakarta -

Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur meluncurkan program Seratus Desa Wisata (Sadewa), sebagai salah satu strategi pengungkit perekonomian. Sadewa ditargetkan akan terwujud hingga 2024 mendatang.

"Sebetulnya target 100 desa wisata itu sesuai RPJMD sampai 2026, tapi ini kami percepat semoga 2024 bisa tercapai. Untuk tahap pertama ini yang launching ada 35 desa dulu," kata Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin ditemui detikcom saat launching Sadewa di Hall Hayam Wuruk.

Sedangkan pada tahun kedua akan ditambah lagi 35 desa dan tahun ketiga 30 desa. Bahkan pihaknya menargetkan hingga 2026 bukan hanya 100 desa, namun 157 desa dan kelurahan menjadi menjadi desa wisata.

Konsep desa wisata diambil dari potensi yang ada di desa masing-masing, mulai dari wisata alam, seni, budaya, hingga cerita lokal desa setempat. Sebab, Trenggalek memiliki banyak potensi wisata yang bisa dikreasi dan dikembangkan.

"Seperti sendratari yang ditampilkan ini tadi merupakan kreasi dari cerita-cerita kearifan lokal. Bahkan salah satu tradisi Trenggalek, Sinongkelan di Desa Prambon juga baru mendapatkan penetapan sebagai warisan budaya tak benda. Hal-hal seperti ini yang kita kreasikan," jelas Arifin.

Orang nomor satu di Kabupaten Trenggalek ini menjelaskan kreasi yang berbeda-beda dari desa akan menjadi nilai jual tersendiri bagi para pelancong. Semakin banyak destinasi, maka akan banyak pilihan bagi wisatawan yang datang.

"Wisata desa ini akan kami tawarkan ke wisatawan dalam bentuk paket-paket, jadi tour dari lokasi satu ke yang kain, atau kegiatan satu ke kegiatan lain. Ketika desa wisata ini terbentuk, maka harapannya semua desa di Trenggalek bisa dikunjungi," jelas Arifin.

Bupati menambahkan target pembentukan seratus desa wisata tersebut sejalan dengan gencarnya program pembangunan infrastruktur di kawasan selatan Jawa Timur oleh pemerintah pusat, seperti jalur pantai selatan (Pansela), Bandara Dhoho Kediri hingga proyek jalan tol di Tulungagung.

"Dengan exit tol di lembu peteng Tulungagung, secara otomatis juga akan menarik banyak orang ke sini (Trenggalek). Untuk itu, harus kami siapkan dengan banyak pilihan destinasi," imbuhnya.

Halaman Selanjutnya: Strategi Pemulihan Ekonomi