Evaluasi Kecelakaan TransJ, Polda Metro Beri Masukan soal Jam Operasi Sopir

Karin Nur Secha - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 17:42 WIB
Polda Metro Jaya dan PT Transjakarta bahas kecelakaan armada TransJ
Polda Metro Jaya dan PT TransJakarta bahas kecelakaan armada TransJ. (Karin/detikcom)
Jakarta -

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo bertemu dengan Dirut PT Transportasi Jakarta, Yana Aditya. Dalam pertemuan ini, keduanya membahas permasalahan kecelakaan lalu lintas yang akhir-akhir ini melibatkan TransJakarta.

"Ada beberapa saran-saran perbaikan dalam manajemen yang kita rekomendasikan kepada pihak TransJakarta. Dan pihak TransJakarta sendiri janji untuk memperbaiki dan melaksanakan beberapa rekomendasi yang kita berikan," ujar Sambodo seusai menerima Dirut PT Transportasi Jakarta Yana Aditya di Polda Metro Jaya, Kamis (9/12/2021).

Rekomendasi tersebut nantinya akan ditinjau oleh pihak manajemen TransJakarta. Rekomendasi tersebut meliputi masalah jam operasional hingga perbaikan manajemen TransJakarta.

"Beberapa rekomendasi itu juga yang akan ditinjau oleh pihak manajemen adalah misalnya terkait dengan jam operasional maupun jam istirahat sopir. Termasuk juga perbaikan manajemen terkait dengan pengawasan di koridor," jelas Sambodo.

Sambodo berharap rekomendasi tersebut dapat dijalankan oleh TransJakarta sehingga TransJakarta ke depan dapat lebih meningkatkan pelayanan, terutama dalam aspek keamanan dan keselamatan.

"Mudah-mudahan dengan hasil audiensi yang berlangsung positif, ke depan pihak TransJakarta bisa lebih baik lagi dari tingkat pelayanannya dan bisa lebih maksimal dalam meningkatkan keselamatan guna menghindari terjadinya laka lantas," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Dirut PT Transportasi Jakarta Yana Aditya mengatakan jika dalam aspek pengawasan nantinya akan bekerjasama dengan Polda Metro Jaya. Nantinya aspek pengawasan tersebut akan mengawasi koridor juga mengawasi para pengemudi TransJakarta untuk menekan kecelakaan.

"Kedua, kita juga berdiskusi bagaimana follow up dari manajemen untuk mengelola supaya tak terjadi kecelakaan berikutnya. Dan ketiga adalah bagaimana kita diskusi mengenai mitigasi risiko, bagaimana TransJakarta nanti mengurangi angka kecelakaan lantas tahun depan," ungkap Yana.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.