9 Saksi Diperiksa, Penyebab Kebakaran Maut di Tambora Tunggu Hasil Labfor

Anggi Muliawati - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 16:28 WIB
Kondisi terkini kebakaran rumah yang menewaskan 5 orang di Tambora, Jakbar
Kondisi terkini kebakaran rumah yang menewaskan 5 orang di Tambora, Jakbar (Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Polisi kembali memeriksa dua saksi kebakaran maut yang menewaskan lima orang dalam satu keluarga di Tambora, Jakarta Barat sehingga total saksi yang sudah diperiksa menjadi sembilan orang.

"Hari ini kita melakukan penambahan dua saksi lagi, kita mintai keterangan, jadi semuanya 9 saksi telah dimintai keterangan," ujar Kapolsek Tambora Kompol M Faruk Razi di lokasi kebakaran Tambora, Jakarta Barat, Kamis (9/12/2021).

Faruk mengatakan dua orang saksi itu merupakan warga sekitar. Menurutnya, saksi-saksi itu mengetahui peristiwa kebakaran tersebut.

"Orang yang mengetahui peristiwa kebakaran itu sendiri," katanya.

Faruk mengatakan saksi dari pihak keluarga sudah dimintai keterangan oleh polisi. Untuk kondisinya, Faruk mengatakan pihak polisi sudah mengarahkan saksi untuk sementara tinggal di rumah saudaranya.

"Saksi yang selamat sudah kita mintai keterangan dan sudah menjelaskan kronologis kejadian seperti yang ia ketahui," ucapnya.

"Untuk kondisinya sekarang memang kita sedang arahkan untuk tinggal di rumah saudaranya yang lain untuk menenangkan diri," sambungnya.

Lebih lanjut, Faruk mengatakan pihaknya masih menunggu hasil dari olah TKP yang dilakukan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).

"Kita menunggu hasil olah TKP dari Puslabfor, nanti hasilnya seperti apa, nanti kita akan padukan dengan keterangan saksi, baru nanti kita bisa menarik suatu kesimpulan terkait dengan peristiwa kebakaran itu sendiri," katanya.

Diketahui, kebakaran Tambora diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Berdasarkan informasi, saat api muncul, warga sempat membunyikan klakson untuk membangunkan para korban yang tertidur di lantai atas rumah mereka.

Akibat insiden tersebut, kelima korban dalam satu keluarga tewas, yaitu Agus Sugianto (40), Wawa (37), Ng Melan (81), Timotius (7), dan Doycelyn (5).

(fas/fas)