Komisi VIII DPR Minta Guru Perkosa 12 Santriwati Dihukum Berat

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 09:04 WIB
Ketua DPP Golkar Ace Hasan
Ace Hasan (Foto: dok. detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Golkar Ace Hasan Syadzily mengecam perbuatan guru pesantren inisial HW (36) yang memperkosa 12 santri di Cibiru, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar). Ace menegaskan guru seharusnya menjadi teladan bagi peserta didiknya.

"Kasus kekerasan seksual yang dilakukan seorang ustaz di suatu pesantren di kawasan Cibiru, Bandung, merupakan tindakan yang sangat memprihatinkan, biadab, dan mencoreng nama baik pesantren. Guru di pesantren itu seharusnya memberikan teladan dan akhlak yang baik bagi para santri," kata Ace kepada wartawan, Rabu (8/12/2021).

Ace menekankan seharusnya santri diberi perlindungan dari kekerasan seksual di lingkungan pesantren. Dia mengatakan tidak ada ajaran Islam di pesantren yang membenarkan tindakan biadab seperti itu.

"Para santri, selain diajari ilmu pengetahuan agama, juga seharusnya dilindungi, termasuk dari kekerasan seksual. Tindakan ustaz tersebut tentu harus diberi hukuman sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," sebut dia.

"Tidak ada ajaran Islam yang diajarkan di pesantren yang membenarkan tindakan keji tersebut. Menodai kehormatan perempuan hingga menghamilinya di luar pernikahan, apalagi dilakukan pada santri di bawah umur, merupakan tindakan yang harus diberi hukuman yang berat," lanjutnya.

Lebih lanjut Ace mengatakan perbuatan pelaku tidak bisa ditoleransi. Oleh sebab itu, dia meminta agar pelaku dihukum berat.

"Oleh karena itu, tidak ada toleransi dan harus tegas kepada orang seperti itu. Harus diberi hukuman yang berat," katanya.

PKS Soroti Pengawasan Kanwil Kemenag

Guru pesantren di Cibiru, Kota Bandung, memperkosa 12 santriwati hingga ada yang hamil dan melahirkan. Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKS Bukhori Yusuf mempertanyakan fungsi pengawasan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) terhadap pesantren.

"Ya tentu kami mempertanyakan fungsi Kanwil (Kemenag) dalam pengawasan," kata Bukhori kepada wartawan, Rabu (8/12).

Simak Video 'Kasus Guru Perkosa Santriwati di Bandung, Total 9 Bayi Lahir Akibat Ulahnya':

[Gambas:Video 20detik]