Saksi Bisu Bangunan Tempat Guru Bejat Perkosa 12 Santriwati di Bandung

Wisma Putra - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 20:28 WIB
Saksi bisu santriwati diperkosa guru di Bandung
Foto: Saksi bisu santriwati diperkosa guru di Bandung (Wisma Putra/detikcom).
Bandung -

Bangunan berwarna biru muda, dengan benteng berwarna kuning dan pagar besi berwarna coklat kayu menjadi tempat menimba ilmu 12 santriwati yang diperkosa guru pesantren berinisial HW (36) di Kota Bandung, Jawa Barat. Bangunan sekolah ini berada di kawasan Kecamatan Cibiru.

Tidak ada garis polisi yang terpasang di gerbang sekolah ini. Karena sudah lama tidak digunakan, sekolah ini nampak kotor tak terawat.

Seperti diketahui, sekolah ini dikelola oleh sebuah yayasan yang berada di Antapani, Kota Bandung. Dilihat dari papan nama sekolah, sekolah ini sudah mengantongi izin dari Kemenkum HAM RI pada 2016.

Sekolah ini memiliki sekitar 10 ruangan belajar. Tidak diketahui, apakah seluruh ruangan ini digunakan sebagai tempat belajar seluruhnya atau ada juga yang digunakan untuk tempat tidur pada santriwati.

Di halaman sekolah ini hanya ada satu tiang basket, satu tiang bendera. Ada juga bangunan berupa gazebo untuk tempat santriwati bersantai atau bercanda gurau dengan santriwati lainnya.

Di depan sekolah ini atau di luar gerbang ada dua tanah kosong, yang satu ditumbuhi rumput liar, ada juga pohon sukun dan sisi lainnya digunakan untuk menanam pisang, talas dan ada juga pohon kelapa.

Keberadaan sekolah ini ada di pemukiman warga. Terlihat sejumlah warga beraktivitas di sekitar sekolah ini.

Dari penuturan warga sekitar, sekolah ini dihuni oleh sejumlah santriwati. "Warga sini enggak ada yang sekolah di sini, orang luar semua," kata salah satu warga ditemui tidak jauh di lokasi sekolah ini.

Diberitakan sebelumnya, 12 santriwati menjadi korban pemerkosaan gurunya. Beberapa korban hamil akibat ulah pelaku berinisial HW (36).

"Kalau dari data yang saya dapat ada 12 anak korban," ucap Kasipenkum Kejati Jabar Dodi Gazali Emil saat dikonfirmasi, Rabu (8/12/2021).

Dodi menjelaskan korban diketahui merupakan santriwati di pesantren TM yang ada di Cibiru, Kota Bandung. Usia para korban juga masih di bawah umur.

"Rata-rata usia 16-17 tahun," kata Dodi.

Dia juga menyebut aksi bejat pelaku dilakukan di berbagai tempat. Mulai dari pesantren hingga hotel di Bandung.

"Perbuatan terdakwa Herry Wirawan dilakukan diberbagai tempat," ucap Dodi

Adapun beberapa tempat tersebut antara lain di yayasan KS, yayasan pesantren TM, pesantren MH, base camp terdakwa, apartemen TS, Hotel A, Hotel PP, Hotel BB, Hotel N dan Hotel R.

"Perbuatan terdakwa dilakukan sekitar tahun 2016 sampai dengan 2021," katanya.

Simak Video: Kasus Guru Perkosa Santriwati di Bandung, Total 9 Bayi Lahir Akibat Ulahnya

[Gambas:Video 20detik]



(wip/mso)