Tim Posko Center PPP Tembus Lokasi Tersulit di Lereng Semeru

Yudistira Imandiar - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 19:48 WIB
Tim Posko Center PPP Jangkau Medan Terjal Bantu Evakuasi di Semeru
Foto: Dok. PPP
Jakarta -

PPP (Partai Persatuan Pembangunan) menerjunkan Tim Posko Center PPP menjangkau Dusun Kampung, Desa oro-oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang untuk membantu proses evakuasi. Wilayah tersebut merupakan salah satu titik yang paling sulit dijangkau dan hanya dapat diakses dari Kabupaten Malang.

Anggota Tim Posko Center PPP Hendi Bagus Sebriyanto menjelaskan anggota tim berasal dari beberapa organisasi, antara lain Lembaga Lingkungan dan Tanggap Bencana (Ligana) Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI), Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK), Angkatan Muda Ka'bah, dan DPC PPP setelampat. Posko Center PPP berada di Prono Jiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Sejak awal erupsi Semeru terjadi, kata Hendi, tim Posko Center PPP turun membantu evakuasi masyarakat. Tim dibagi dua, ada yang melalui Kabupaten Lumajang dan melalui wilayah Kabupaten Malang. Adapun bantuan yang dibagikan berupa paket sembako, ribuan makan ringan, alat-alat mandi, baju, popok bayi, susu, selimut, tikar dan uang tunai.

Menurut Hendi, meski medan bencana Semeru tidak mudah ditempuh, timnya tidak pernah kehabisan semangat untuk bisa mencapai lokasi tersulit.

"Kami semua sangat berduka atas bencana ini, bantuan ini bentuk dari kepedulian PPP dan Banomnya kepada korban bencana erupsi gunung Semeru ungkap Hendi selaku ketua GMPI Kota Malang," kata Hendy yang merupakan Ketua GMPI Kota Malang dalam keterangan tertulis, Rabu (8/12/2021).

Sementara itu, Ketua PC GMPI Lumajang Hadi Nur Kiswanto mengapresiasi upaya relawan DPP PPP dan seluruh badan otonom (Banom) partai yang membantu evakuasi pengungsi, serta pembuatan dapur umum bagi masyarakat. Menurutnya, banyak warga yang kesulitan mendapatkan bantuan karena akses jalan, yakni Jembatan Perak putus sehingga banyak banyak bantuan yang tidak sampai pada masyarakat membutuhkan.

"Kami berbagi tugas, berkoordinasi kepada teman-teman GMPI yang di Malang karena kami yang di dalam kesulitan akses utama jembatan perak terputus," kata Hadi.

(akd/ega)