Tempat Penyimpanan Jenazah Korban Erupsi Semeru Sempat Kekurangan

Hilda Meilisa - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 17:19 WIB
cold storage  sebuah ruangan yang dirancang khusus dengan kondisi suhu tertentu yang mempunyai fungsi utama untuk mempertahankan mutu ikan hasil tangkapan
Foto: Istimewa (Dok Polda Jatim)
Surabaya - Tak hanya makanan hingga pakaian, korban erupsi Gunung Semeru ternyata juga membutuhkan sarana penyimpanan jenazah. Tempat penyimpanan jenazah ini sempat mengalami kekurangan.

Melihat fakta ini, Polda Jawa Timur pun mengirim cold storage. Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Farman mengatakan pihaknya mengirim cold storage ke RSUD dr Haryoto Lumajang usai mendapat informasi adanya kekurangan sarana penyimpanan jenazah korban.

Farman menyebut para jenazah harus disimpan di cold storage sebelum dilakukan proses identifikasi oleh tim Inafis Polda Jatim.

"Menindaklanjuti kurangnya sarana penyimpanan jenazah korban erupsi Gunung Semeru sebelum dilakukan proses identifikasi oleh Inafis, Ditreskrimsus Polda Jatim telah mengirimkan bantuan kontainer pendingin reefer," kata Farman di Surabaya, Rabu (8/12/2021).

Farman mengatakan kontainer pendingin 20 fit ini dikirim telah dikirim kemarin (7/12) sore dan diharapkan bisa langsung digunakan.

"Bantuan kontainer pendingin Reefer ini dari PT Mentari selaku pelayaran memberikan bantuan kontainer pendingin 20 fit guna kepentingan visum korban erupsi gunung semeru melalui PT Rahayu Perdana Trans. Pengiriman kontainer ke RSUD Lumajang dilakukan oleh EMKL PT Delapan Delapan," papar Farman.

Selain itu, Farman mengatakan operasional kontainer pendingin ini masih diperlukan mesin genset atau bisa langsung disambungkan ke PLN agar reefernya berfungsi dengan baik.

Sementara data dari situs BNPB menyebut jumlah korban meninggal dunia ada 34 orang. Sedangkan 22 jenazah telah teridentifikasinya.

Lalu, jumlah korban luka-luka ada 56 jiwa, hilang 17 jiwa dan jumlah populasi yang terdampak sekitar 5.205 jiwa. (hil/fat)