KPK Telusuri Aliran Dana Kasus Korupsi Dana Insentif Daerah Tabanan

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 10:25 WIB
Ali Fikri
Plt Jubir KPK, Ali Fikri (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPK telah memeriksa Inspektur Daerah Kabupaten Tabanan Tahun 2014-2021, I Gede Urip Gunawan, dan PNS Ditjen Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan, Riva Setiara, terkait kasus dugaan korupsi pengurusan dana insentif daerah (DID) tahun anggaran 2018. Kedua saksi itu didalami soal barang bukti serta adanya aliran dana ke pihak-pihak terkait.

"Kedua saksi hadir dan didalami keterangannya antara lain terkait beberapa barang bukti terkait dengan usulan dana DID dan dugaan adanya aliran sejumlah dana untuk pihak-pihak yang terkait dengan perkara ini," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (8/12/2021).

Kedua saksi itu diperiksa pada Selasa kemarin (7/12). Mereka diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, KPK menggeledah beberapa lokasi di Tabanan, Bali, terkait kasus ini. Penggeledahan ini merupakan pengembangan penyidikan korupsi pemberian dan penerimaan hadiah atau janji pengurusan Dana Insentif Daerah/DID Kabupaten Tabanan Bali tahun anggaran 2018.

"Benar tim penyidik KPK pada Rabu (27/10/2021) telah selesai melakukan penggeledahan di Kabupaten Tabanan Bali. Penggeledahan sebagai upaya paksa tersebut merupakan rangkaian kegiatan penyidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan hadiah atau janji pengurusan Dana Insentif Daerah/DID Kabupaten Tabanan Bali tahun anggaran 2018," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (28/10).

Ali mengatakan penggeledahan itu dilakukan penyidik KPK di kantor Pemerintah Kabupaten Tabanan, Bali. Ada beberapa kantor dinas yang digeledah, antara lain kantor Dinas PUPR, kantor Bapelitbang, kantor Badan Keuangan Daerah Tabanan, dan kantor DPRD.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan Video 'Usut Dugaan Suap, KPK Geledah Kantor Dinas PUPR-Gedung DPRD Tabanan Bali':

[Gambas:Video 20detik]