Korban Hilang Banjir Lombok Barat Ditemukan, Total 5 Orang Meninggal

Faruk Nickyrawi - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 03:37 WIB
Korban Hilang Banjir Lombok Barat Ditemukan
Foto: Korban Hilang Banjir Lombok Barat Ditemukan (dok.ist)
Lombok Barat -

Korban jiwa akibat banjir dan longsor di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi lima orang. Tim gabungan berhasil menemukan salah seorang korban yang sebelumnya dinyatakan hilang.

Korban ditemukan pada Selasa (7/12/2021) sekitar pukul 15.17 Wita oleh tim gabungan TNI Polri dan Basarnas dalam kondisi mengenaskan yakni tertimpa pohon dan tumpukan sisa banjir. Korban diketahui terseret arus banjir sekitar 50 meter dari rumahnya di Dusun Batu Layar, Lombok Barat.

"Alhamdulilah pada hari Selasa sekitar Pukul 15.17 Wira telah kami temukan 1 orang jenazah korban banjir bandang kemaren. Korban atas nama Haji Suri umur 65 tahun dalam keadaan utuh lengkap yang tertimbun lumpur, seng dan kayu-kayu di dekat rumahnya yang berjarak 50 meter," kata ketua tim pencarian Danrem 162 WB Brigjen Ahmad Rizal Ramdhani pada detik.com

Upaya pencarian terhadap korban dilakukan sejak pukul 08.00 Wita. 8 tim gabungan yang dibentuk menyisir pada sejumlah lokasi, tim melakukan pembersihan sisa banjir untuk mencari korban namun tak berhasil ditemukan hingga pukul 13.40 Wita.

Tim gabungan kemudian melanjutkan pencarian dengan menyisir sejumlah tempat hingga ke arah pantai yang tak jauh dari rumah korban.

Setelah bergerak selama 2 jam, barulah korban ditemukan oleh tim yang di dalamnya terdapat Danyonif 742/SWY & Danrem 162 WB serta Dir Samapta Polda NTB saat menyisir di sekitar rumah korban yang berjarak 50 meter terdapat tumpukan seng bekas.

"Terdapat pohon tumbang yang di lalerin sehingga menimbulkan kecurigaan kemudian di bongkar, ternyata di dalamnya terlihat jari tangan almarhum lalu dikorek-korek terlihat kaki kanan kemudian badan dan kepala dengan posisi miring ke kiri yang sebagian tubuhnya tertimpa batang pohon dan seng," kelas Ahmad Rizal.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Provinsi NTB, Sahdan mengatakan, akibat banjir ini, sebanyak 5.399 orang terdampak yang tersebar di 4 Kecamatan. Selain itu, tercatat sebanyak 448 unit rumah rusak dan satu unit mesjid rusak serta 2 jembatan rusak.

"Kondisi saat ini sudah kondusif, masih terlihat genangan dibeberapa titik," kata Sahdan dalam keterangan tertulisnya.

(dwia/dwia)