Sambut Hari Antikorupsi Sedunia, Kemenhub Terapkan Prinsip 4 No's

Jihaan Khoirunnissa - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 18:16 WIB
Kemenhub
Foto: Kemenhub
Jakarta -

Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meluncurkan gerakan 4 No's, yakni No Gift, No Bribery, No Kickback, dan No Luxury Hospitality. Seluruh insan perhubungan didorong untuk menanamkan budaya anti korupsi lewat penerapan prinsip 4 No's dalam bekerja.

"Peringatan Hakordia jangan hanya sekedar digelar setiap tahunnya, tetapi mari jadikan ini sebagai momentum untuk selalu meningkatkan kinerja dan menanamkan budaya anti korupsi di lingkungan kerja maupun dalam keseharian kita," kata Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi dalam keterangan tertulis, Selasa (7/12/2021).

Dalam acara yang diselenggarakan Inspektorat Jenderal Kemenhub hari ini, Budi menekankan setiap alokasi anggaran yang diterima merupakan amanat yang harus dikelola dengan baik. Untuk itu, dia meminta Inspektorat Jenderal Kemenhub agar menjalankan perannya sebagai quality assurance dan fungsi consulting dengan baik.

"Itjen harus mampu mengidentifikasi, menilai, dan memitigasi risiko yang akan timbul, dengan melakukan pengawasan seperti penerapan risk based audit, dan kegiatan pengawasan lainnya," ujarnya.

Sementara itu, Inspektur Jenderal Kemenhub Gede Pasek Swardika merinci sejumlah upaya yang telah dilakukan dalam rangka pencegahan korupsi. Salah satunya dengan menerapkan pendidikan antikorupsi pada sekolah-sekolah perhubungan, sebagai upaya preventif korupsi sejak dini.

Selain itu, lanjut dia, Kemenhub juga membangun sistem anti korupsi dengan membuat program Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK). Seperti mengintegrasikan National Logistic Ecosytem (NLE) dengan sistem layanan Inaportnet di sektor perhubungan laut. Integrasi ini menurutnya dapat meningkatkan transparansi birokrasi sekaligus menyederhanakan proses pelayanan publik.

Dikatakannya, saat ini Itjen Kemenhub tengah menggencarkan sosialisasi gerakan 4 No's. Adapun tujuan dari gerakan moral pencegahan korupsi tersebut untuk membangun dan mengimplementasikan manajemen anti penyuapan, sebagai salah satu praktek pencegahan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance).

Dia menjelaskan dimulainya gerakan 4 No's ini ditandai dengan penyematan pin kepada para Pejabat Eselon I di lingkungan Kemenhub oleh Menteri Perhubungan, yang selanjutnya akan menjadi atribut pada Pakaian Dinas Harian (PDH) Pegawai.

Di samping itu, Itjen Kemenhub juga menyelenggarakan webinar bertema 'Satu Padu, Bangun Budaya Anti Korupsi'. Acara tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yakni Deputi Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Bidang Investigasi, Agustina Arumsari, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah III Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Brigjen Pol. Bahtiar Ujang Purnama, dan Inspektur Investigasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Mohammad Dody Fachrudin.

Sebagai informasi, turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara I Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Hendra Susanto, Sekretaris Jenderal Djoko Sasono, Para Direktur Jenderal dan Kepala Badan di lingkungan Kemenhub.

(ega/ega)