Hari HAM Sedunia 2021: Sejarah dan Tema Penting Tahun Ini

Salma Rafifa Aprillya - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 13:49 WIB
Hari HAM Sedunia jatuh pada tanggal 10 Desember mendatang. Bagaimana sejarah hingga tema yang diusung tahun ini?
Foto: Getty Images/iStockphoto/urbazon
Jakarta -

Hari HAM Sedunia jatuh pada tanggal 10 Desember mendatang. Di Hari HAM ini, Majelis Umum PBB pada tahun 1948 resmi mengadopsi Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (UDHR).

UDHR merupakan dokumen yang menjadi tonggak sejarah dunia. UDHR menyatakan hak-hak yang dimiliki setiap orang sebagai manusia terlepas dari ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, bahasa, politik atau pendapat lain, asal kebangsaan atau sosial, properti, kelahiran atau status lainnya.

HAM memiliki kekuatan untuk mengatasi sejumlah konflik dan krisis dunia. Maka dari itu, penting untuk memperingati Hari HAM Sedunia.

Untuk mengenal Hari HAM, simak informasi yang sudah detikcom rangkum.

Sejarah Hari HAM Sedunia

Dilansir dari situs resmi Ditjen HAM RI, sejarah peringatan Hari HAM Sedunia berawal dari kekejaman Perang Dunia ke-II di tahun 1939 sampai 1945. Majelis Umum PBB menyepakati Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (UDHR) agar tragedi serupa tidak terulamg kembali.

Awalnya, pada tahun 1947 Anggota Komisi Umum PBB merumuskan draft awal Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (UDHR). Selanjutnya pada 10 Desember 1948, UDHR tersebut diadopsi oleh Majelis Umum PBB.

Pada 10 Desember 1950 Majelis Umum PBB menerbitkan resolusi 423 yang berisi himbauan, semua negara anggota dan organisasi PBB untuk setiap tahunnya mengingat 10 Desember sebagai Hari HAM Internasional. Sejak saat itu masyarakat dunia memperingati Hari HAM pada tanggal 10 Desember setiap tahunnya.

Hari HAM Sedunia: Tema Tahun Ini

Setiap tahunnya, Hari HAM Sedunia diperingati dengan tema yang berbeda-beda. Dilansir dari situs PBB, tema Hari HAM Sedunia tahun ini adalah "Kesetaraan - Mengurangi ketidaksetaraan, memajukan hak asasi manusia".

Tema dari Hari HAM Sedunia tahun ini berkaitan dengan Pasal 1 UDHR yang berbunyi, "Semua manusia dilahirkan bebas dan setara dalam martabat dan hak". Prinsip-prinsip kesetaraan dan non-diskriminasi merupakan inti dari hak asasi manusia.

Kesetaraan, inklusi dan non-diskriminasi atau dengan kata lain pendekatan berbasis hak asasi manusia adalah cara terbaik untuk mengurangi ketidaksetaraan. Maka dari itu, penting untuk berpartisipasi dalam memperingati Hari HAM Sedunia tahun ini.

Peringatan hingga pesan Sekjen PBB pada Hari HAM Sedunia dapat disimak di halaman berikutnya.