Kafe Wow di Kalibata Jaksel Didatangi Warga Usai Viral Video 'LGBT'

Nahda Rizki Utami - detikNews
Senin, 06 Des 2021 20:42 WIB
Warga Kalibata, Pancoran, Jaksel meminta klarifikasi pemilik Kafe Wow soal viral video LGBT joget-joget
Warga Kalibata, Pancoran, Jaksel, meminta klarifikasi pemilik kafe Wow soal viral video 'LGBT' joget-joget. (Nahda/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah warga mendatangi kafe Wow yang terletak di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan. Warga mendatangi Kafe Wow untuk mengklarifikasi soal video viral yang dikaitkan dengan LGBT.

Perwakilan masyarakat Kalibata bernama Amin menjelaskan bahwa pihaknya sering mendapat keluhan dari warga terkait aktivitas di kafe ini. Pihaknya baru bergerak sekarang setelah viral video diduga 'LGBT' di kafe Wow.

"Sebetulnya sudah banyak pengaduan warga kepada kami, tapi kami tidak mau menerima informasi begitu saja kecuali ada bukti. Nah terakhir dari video viral itu menjadi bukti buat kami bahwa keberadaan kafe Wow itu benar-benar ada aktivitas seperti itu (seperti yang di video)," kata Amin di kafe Wow, Jakarta Selatan, Senin (6/12/2021).

Amin memberikan keterangan kepada wartawan didampingi pemilik kafe dan Kapolsek Pancoran Kompol Rudi. Setelah bertemu dan menyampaikan keluhan masyarakat tersebut, Amin berharap kejadian serupa tidak terulang di kafe Wow.

"Oleh karena itu, sekarang ini kami klarifikasi. Kami klarifikasi sehingga menjadi pelajaran buat semuanya dan itu tidak pernah akan terjadi lagi seperti itu yang sudah-sudah," ujar Amin.

Adapun video yang dimaksud adalah video sekelompok pria yang joget-joget dengan gemulai. Mereka memakai busana tank top dan terlihat bagian perutnya.

Amin melanjutkan, dari hasil klarifikasi tersebut, pemilik kafe memastikan tidak ada aktivitas 'LGBT' di kafe Wow. Meski begitu, pihak kafe akan menelusuri lebih lanjut soal video tersebut.

"Bahwa video yang viral itu sudah kita klarifikasi dan itu sudah menjadi persetujuan tersendiri dari pemilik kafe akan menelusuri secara hukum, kemudian membuktikan bahwa tidak ada perilaku LGBT ataupun kemaksiatan lainnya di daerah Kalibata," ujar Amin.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.