Pemprov DKI Evaluasi Direksi TransJ Usai 2 Kecelakaan dalam 2 Hari

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 03 Des 2021 15:42 WIB
Bus Transjakarta menabrak separator busway di daerah Bundaran Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (3/12). Kecelakaan itu mengakibatkan bagian depan bus Transjakarta rusak.
Bus TransJakarta menabrak separator busway di Jl Sudirman. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta bakal melakukan evaluasi terhadap jajaran direksi TransJakarta setelah dua kecelakaan bus terjadi dalam dua hari berturut-turut. Pemprov menduga direksi tidak bekerja optimal.

"Ada indikasi memang ada yang tidak dilaksanakan secara optimal gitu dan menjadi tanggung jawab siapa, saya kira akan ada keputusan lagi," kata Plt Kepala Badan Pembinaan BUMD DKI Jakarta Riyadi kepada wartawan, Jumat (3/12/2021).

Riyadi enggan menjelaskan lebih lanjut siapa direksi yang diduga tak bekerja secara optimal. Dia mengatakan evaluasi bakal dilakukan secara menyeluruh.

"Semuanya kita evaluasi," ucapnya.

Pemprov DKI bakal memanggil seluruh direksi TransJakarta untuk mencari tahu permasalahan yang memicu dua kecelakaan itu. Dia menargetkan evaluasi selesai akhir tahun ini.

"Mudah-mudahan nggak sampai lompat tahun ada hasilnya," tuturnya.

Sebelumnya, kecelakaan melibatkan bus TransJakarta terjadi dua kali dalam dua hari berturut-turut. Pada Kamis (2/11), bus TransJakarta menabrak Pos Lantas PGC Cililitan, Jaktim. Akibat kejadian ini, Pos Lantas hancur.

Kecelakaan diduga akibat pengemudi TransJ hilang kendali. Kejadian ini mengakibatkan seorang petugas TransJ yang ada di Pos Lantas terluka.

Pada Jumat (3/12), Bus TransJakarta dengan nomor polisi B-7277-TGC menabrak separator busway di daerah Bundaran Senayan, Jakarta Pusat. Bagian kiri bus TransJakarta itu menghantam separator busway. Imbasnya, sejumlah beton separator jalan rusak.

Simak Video: Momen Evakuasi Bus TransJakarta yang Tabrak Separator di Sudirman

[Gambas:Video 20detik]



(taa/haf)