Sudah 5 Kali Orang Hilang Misterius di Lokasi Tukang Bakso Samarinda

Muhammad Budi Kurniawan - detikNews
Jumat, 03 Des 2021 15:30 WIB
Warga Kota Samarinda dibuat geger atas kabar seorang penjual bakso keliling yang hilang secara misterius. (dok Istimewa)
Lokasi bocah 7 tahun hilang di kaki Gunung Sendawar, Samarinda, dimana penjual bakso sebelumnya sempat hilang. (Dok. Istimewa)
Samarinda -

Wilayah kaki Gunung Sendawar, Kelurahan Loa Buah, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), membuat geger akhir-akhir ini setelah penjual bakso dan bocah usia 7 tahun hilang misterius di lokasi itu. Termasuk 2 orang itu, ternyata sudah 5 kali kejadian orang hilang di kaki Gunung Sendawar.

"Ini kejadian yang kelima kalinya orang hilang di wilayah situ, terakhir itu pakle bakso, memang dari cerita masyarakat sekitar gunung itu angker," ujar warga sekitar Sabil Husein saat dimintai konfirmasi, Jumat (3/12/2021).

Bocah 7 tahun bernama Hasbi tersebut hilang secara misterius sejak Sabtu (27/11), sekitar pukul 17.35 Wita, di kaki Gunung Sendawar, Jalan Sendawar, Kelurahan Loa Buah, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda. Hingga kini Habi belum ditemukan.

Sementara itu, tukang bakso bernama Darianto alias Anto (39) hilang secara misterius dan tersisa gerobak bermotornya di kawasan kaki Gunung Sendawar Jl Ring Road, Kecamatan Sungai Kunjung, Samarinda pada Minggu, 14 November lalu. Anto baru ditemukan tiga hari kemudian, Rabu, 17 November, sekitar pukul 15.30 Wita.

Saat itu Anto ditemukan dalam kondisi seperti orang linglung. Menurut Sabil, orang yang sempat hilang di Gunung Sendawar dan ditemukan kembali memang datang dalam kondisi linglung.

"Pokoknya kalau sudah hilang pasti ditemukan dengan kondisi linglung dan berlendir, itu saya saksikan sendiri dari warga sini yang pernah hilang," kata Sabil.

Hilangnya warga di kaki Gunung Sendawar juga kerap dikaitkan dengan sosok orang tua. Menurut Sabil, bocah Hasbi saat itu hilang dibawa oleh sosok kakek-kakek.

"Temannya bilang dibawa kakek-kakek ke gunung, tapi namanya anak-anak kita belum bisa percaya begitu saja," ungkap Sabil.

Hal senada diungkapkan penjual bakso Anto, yang mengaku diajak jalan oleh orang tua setelah memesan 3 mangkok bakso. Tiga mangkok yang sudah diisi racikan bakso itu akhirnya dia tinggal di gerobaknya.

Orang yang memesan tiga porsi bakso, menurut pengakuan Anto sendiri, adalah sosok orang tua. Sejurus kemudian, sosok tua itu mengajak Anto melangkah pergi.

"Orang tua itu minta bikinkan bakso, tapi belum selesai saya racik dia suruh saya ikuti dia, saya datangi dia, dan tinggalkan rombong saya," kata Anto saat ditemui di Polsek Sungai Kunjang, Rabu (17/11) malam.

"Pokoknya orang tua itu ajak saya untuk jalan, katanya udah nggak perlu bawah apa-apa, kita jalan aja. Dia suruh saya selalu sedekah," kata Anto.

Simak juga Video: 2 Hari Hilang, Petani Polman yang Terbawa Arus Sungai Ditemukan Tewas!

[Gambas:Video 20detik]



(nvl/idh)