Aturan Perjalanan Darat Terbaru Selama Libur Nataru, Cek di Sini

Annisa Rizky Fadhila - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 12:05 WIB
Aturan perjalanan darat terbaru penting diketahui menjalang libur Natal dan Tahun baru (Nataru) mendatang.
Aturan Perjalanan Darat Terbaru Selama Libur Nataru, Cek di Sini -- ilustrasi (Foto: Putu Intan/detikcom)
Jakarta -

Aturan perjalanan darat terbaru penting diketahui menjelang libur Natal dan Tahun baru (Nataru) mendatang. Pasalnya, pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan untuk membatasi pergerakan masyarakat di libur Nataru.

Dalam aturan perjalanan darat terbaru, masyarakat yang hendak bepergian wajib menunjukkan sertifikat vaksin hingga surat antigen negatif. Mereka pun diharuskan membawa surat keterangan dari RT/RW setempat.

Diperketatnya aturan perjalanan darat terbaru karena pemerintah belajar dari libur Nataru sebelumnya. Tahun lalu, laju penularan meningkat tajam karena tingginya mobilitas masyarakat.

Lantas, apa saja serba-serbi aturan perjalanan darat terbaru? Untuk menjawabnya, detikcom sudah merangkumnya dari beragam situs. Simak uraian berikut ini.

Aturan Perjalanan Darat Terbaru: Ini Aturan Lengkapnya

Aturan perjalanan darat terbaru sudah diatur dalam Surat Edaran (SE) Nomor 24 Tahun 2021 tentang Pengaturan Aktivitas dan Mobilitas Masyarakat Selama Periode Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Berikut aturan lengkapnya:

  1. Pelaku perjalanan jarak jauh dengan moda transportasi laut, darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan dan kereta api antarkota wajib menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama) dan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan
  2. Khusus perjalanan rutin dengan moda transportasi darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum dan kereta api dalam satu wilayah/kawasan aglomerasi perkotaan dikecualikan dari persyaratan perjalanan tersebut.
  3. Dalam rangka masa transisi dan pengkondisian mobilitas masyarakat selama periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, penerapan penegakan pengaturan, pengendalian, serta pengawasan mobilitas dilakukan selama H-7 sebelum hingga H+7 setelah periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Aturan Perjalanan Darat Terbaru: Menhub Kaji Aturan Sertifikat Vaksin

Kabar lain soal aturan perjalanan darat terbaru datang dari Kementerian Perhubungan. Dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR, Menhub Budi Karya menyatakan, persyaratan harus menunjukkan sertifikat vaksin masih dibahas lebih lanjut.

"Persyaratan pelaku perjalanan harus menunjukkan vaksin, ini masih dibahas, satu dosis, dua dosis. Terakhir itu ada upaya minta dua dosis karena ini tidak lain untuk memastikan bahwa pergerakan mereka-mereka yang sudah divaksin dua kali, negatif antigen, dan melakukan PeduliLindungi," ucap Menteri Perhubungan Budi Karya dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR, Rabu (1/12).

Aturan Perjalanan Darat Terbaru: Stiker Bagi Warga yang Sudah Divaksin

Untuk mengoptimalkan aturan perjalanan darat terbaru, masyarakat harus mendapatkan surat keterangan dari RT/RW setempat. Budi menyatakan, pemasangan stiker akan dilakukan bagi mereka yang sudah divaksinasi dan melakukan antigen.

"Serta mendapat surat keterangan dari RT RW dan PPKM ini konsep dari Bapak Kapolri dan akan dibuat stiker. Jadi mereka yang akan pergi ada stiker bahwa dia sudah mendapatkan vaksinasi dan melakukan antigen. Itu akan kita buat di beberapa tempat di jalan tol maupun non-tol," ujar Budi.

"Random check dokumen persyaratan akan dilakukan di rest area, terminal, pelabuhan penyeberangan, pos kordinasi, lintas batas provinsi lintas batas kabupaten/kota, tentu ini akan dilakukan bersama dengan TNI, Polri, Dirjen Darat, BPTJ, BPTD, dinas perhubungan, UPT pelabuhan, dan satgas COVID," sambungnya.

Sementara itu, jika dalam pemeriksaan ditemukan masyarakat yang tidak membawa surat lengkap, petugas bakal membawanya ke pos pelayanan kesehatan untuk diperiksa. Masyarakat yang kedapatan positif COVID-19 bakal ditindaklanjuti oleh satgas daerah.

"Jika pada saat random check diketahui belum melakukan vaksin atau antigen akan diarahkan ke pos pelayanan untuk melakukan vaksin atau antigen. Jika antigen mendapatkan positif ditangani khusus oleh satgas daerah," kata Menhub.

Kabar lain soal aturan perjalanan darat terbaru dapat disimak di halaman selanjutnya.