Polisi Serukan Pulang, Massa 212 di Depan Gedung Muhammadiyah Balas Takbir

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 08:55 WIB
Massa Reuni 212 di depan Gedung Muhammadiyah (Adhyasta Dirgantara/detikcom)
Massa Reuni 212 di depan Gedung Muhammadiyah (Adhyasta Dirgantara/detikcom)
Jakarta -

Massa Reuni 212 berkeliling di Jakarta Pusat (Jakpus) hingga berhenti di depan Gedung Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, setelah diminta bubar oleh kepolisian. Mobil pengurai massa (Raisa) milik polisi lewat di depan Gedung PP Muhammadiyah dan menyerukan tidak ada reuni.

Pantauan detikcom, Kamis (2/12/2021), pukul 08.26 WIB, mobil Raisa itu lewat di depan massa Reuni 212. Seorang polisi wanita (polwan) melalui pengeras suara dari dalam mobil menegaskan kegiatan reuni tidak ada.

"Bapak ibu, diberitahukan bahwa kegiatan reuni tidak ada," ujar polisi itu.

Polisi itu sempat mengulang perkataannya beberapa kali. Sontak, massa Reuni 212 membalas dengan sorakan.

"Silakan kembali ke rumah masing-masing," lanjut polisi tersebut.

"Wooo... panik, panik," balas massa Reuni 212.

Setelah itu, massa pergi dari depan Gedung PP Muhammadiyah. Mereka bergeser ke Gerakan Pemuda Islam (GPI).

Wakil Korlap Reuni 212 Babe Aldo pun menyemangati massa agar tidak bubar. Dia menyerukan takbir.

"Jangan mau bubar kawan-kawan. Takbir. Allahuakbar," kata Aldo.

Diketahui, polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik guna mengantisipasi kerumunan Reuni 212. Titik penutupan jalan menuju Monas dan Patung Kuda tersebut adalah Jalan MH Thamrin, Jalan Agus Salim, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan H Juanda, Jalan Veteran II, Jalan Veteran III, Jalan Veteran I, Jalan Majapahit, Jalan Museum, Jalan Budi Kemuliaan.

Semua jenis kendaraan, termasuk TransJakarta, tidak bisa melewati kawasan terbatas itu hingga malam pukul 21.00 WIB. Imbasnya, seluruh kendaraan menuju kawasan Patung Kuda dan Monas akan dialihkan.

Berikut ini pengalihan arusnya:
- Kendaraan dari arah Jl MH Tamrin menuju Bundaran Patung Kuda dibelokkan ke kiri atau ke kanan di Simpang Kebon Sirih.
- Kendaraan dari Jalan Abdul Muis diluruskan, sehingga tidak bisa ke arah Harmoni.
- Kendaraan dari arah Tugu Tani ke Jalan Merdeka Selatan diluruskan menuju Katedral atau ke arah Masjid Istiqlal.
- Kendaraan dari Harmoni ke Istana dibelokkan ke kiri ke Jl Ir H Juanda.
- Kendaraan dari arah Tomang diluruskan atau dibelokkan ke kiri ke arah Kota Kua.
- Jl Veteran I-III ditutup.

Tak Ada Rekomendasi Satgas COVID-19

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan menjelaskan pihaknya tidak akan mengeluarkan izin keramaian karena Satgas COVID-19 Provinsi DKI Jakarta tidak memberikan rekomendasi. Untuk itu, Polda Metro Jaya tidak akan memberikan izin kepada panitia Reuni 212.

"Oleh karena itu, mendasari rekomendasi Satgas COVID yang tidak memberikan rekomendasi kegiatan tersebut, maka Polda Metro Jaya tidak akan mengeluarkan izin," tegas Zulpan.

Ancaman Pidana Jika Tetap Gelar Reuni 212

Polda Metro Jaya telah menegaskan tidak akan mengeluarkan izin Reuni 212. Jika massa ngotot untuk menggelar Reuni 212, Polda Metro Jaya tak akan segan menindak.

"Apabila memaksakan juga untuk melakukan kegiatan, kami akan terapkan ketentuan hukum yang berlaku kepada mereka yang tetap memaksakan, yaitu kita akan persangkakan nanti dengan tindak pidana di KUHP Pasal 212-218 KUHP, khususnya kepada mereka yang tidak indahkan hal ini," katanya.

"Polda Metro Jaya sebagai penanggung jawab keamanan tidak berikan izin. Jadi kepada mereka yang memakskan diri, maka akan kita berikan sanksi hukum sesuai ketentuan hukum yang berlaku sesuai pidana yang berlaku," tegas Zulpan.

Simak video 'Dipasang Kawat Berduri, Jalan di Sekitar Monas Ditutup':

[Gambas:Video 20detik]

(drg/isa)