Rencana Reuni 212: Patung Kuda, Az Zikra, Kini Jadi Tanda Tanya

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 16:17 WIB
Massa Reuni 212 memadati kawasan Monas, Jakarta, Senin (2/12/2019).
Reuni 212 beberapa tahun lalu di Monas. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Reuni 212 kini batal digelar di Masjid Az Zikra, Sentul, Kabupaten Bogor. Pembatalan itu dilakukan usai Yayasan Az Zikra menolak Reuni 212 digelar di Masjid Az Zikra.

Sebelum tak diberi izin untuk digelar di Masjid Az Zikra, Reuni 212 sudah beberapa kali berganti lokasi penyelenggaraan. Mulanya, Persaudaraan Alumni (PA) 212 berencana menggelar Reuni 212 di Monas, Jakarta Pusat.

"Insyaallah jadi untuk reuni akbar 212 dan untuk tempat seperti biasanya di Monas," kata Wasekjen PA 212, Novel Bamukmin, kepada wartawan, Minggu (7/11).

Namun, kritik mencuat menyikapi rencana Reuni 212 yang itu direncanakan digelar awal Desember ini. Sebab, pandemi virus Corona (COVID-19) hingga kini masih melanda Jakarta. Gelaran itu pun dianggap berpotensi melanggar protokol kesehatan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria bahkan meminta PA 212 untuk memikirkan lagi rencana menggelar reuni akbar. Pemprov DKI Jakarta kemudian juga menegaskan bahwa Monas belum dibuka untuk umum.

Pindah ke Patung Kuda

Tak diizinkan di Monas, PA 212 berubah pikiran. Kala itu, panitia kemudian berencana menggelar Reuni 212 di Patung Kuda, Jakarta Pusat.

"Benar. Masih proses perizinan nanti kalau sudah ada hasil kami akan berikan rilis resminya," kata Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin kepada wartawan, Selasa (23/11).

Kendati demikian, perizinan tak kunjung datang. Polda Metro tak jua memberi lampu hijau pelaksanaan Reuni 212 di Patung Kuda.

Namun, PA 212 saat itu masih belum menyerah. PA 212 masih berupaya agar reuni itu bisa dilaksanakan di Patung Kuda pada awal Desember mendatang.

"Sampai saat ini kan kita masih berusaha untuk memenuhi apa yang disyaratkan oleh Kepolisian yaitu rekomendasi dari Satgas COVID-19, rencana insyaallah besok Senin kita akan ada pertemuan dengan Pemprov DKI dalam hal ini diwakili asisten tata pemerintahan dan juga ada tim dari Gugus Tugas COVID," kata Ketua Panitia Reuni 212, Eka Jaya kepada wartawan, Sabtu (27/11).

Lokasi Reuni 212 kemudian dipindah ke Az Zikra. Simak di halaman selanjutnya.

Simak Video: Siap-siap! Nekat Gelar Reuni 212 Bisa Dipidana

[Gambas:Video 20detik]



Eka mengatakan pihaknya masih berupaya agar persyaratan untuk mengajukan permohonan reuni terpenuhi untuk diajukan ke Polisi. Bila Reuni 212 masih tak mendapat lampu hijau dari polisi, panitia berencana menggelar aksi damai.

"Artinya kita masih tetap berusaha untuk bisa memenuhi persyaratan dari Polda biar izin itu tetap keluar. Andaikan tidak keluar, dari Polda tidak mengizinkan ya mau tidak mau kami akan melakukan konsepnya berubah jadi aksi damai," jelasnya.

Pindah ke Masjid Az Zikra

Beberapa hari kemudian, PA 212 kembali mengubah lokasi gelaran Reuni 212. PA 212 menyampaikan akan Reuni 212 akan diadakan di Masjid Az Zikra Sentul, Bogor, Jawa Barat.

"Setelah mendengar masukan dari para Ulama dan Tokoh 212 serta paparan dari pihak lainnya, maka panitia Reuni Akbar 212 memutuskan : Pelaksanaan Reuni 212 Tahun akan diadakan secara terbatas dengan menerapkan Protokol Kesehatan di Masjid Az Zikra Sentul, Bogor, Jawa Barat, sekaligus doa bersama untuk Almarhum Ust Ameer Azzikra putra alm KH M Arifin Ilham, dan disiarkan secara virtual dan live streaming," bunyi keterangan tertulis yang diterima, Senin (29/11).

Ubah Lagi Lokasi

Tak lama kemudian, PA 212 kembali memperbarui lokasi Reuni 212. Kali ini, panitia menyebut Reuni 212 akan diselenggarakan di Masjid Az Zikra, Sentul, Bogor, kini panitia menyebut aksi juga akan digelar di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Hal itu disampaikan oleh Steering Committee Reuni 212 Slamet Ma'arif. Adapun Reuni 212 digelar dalam dua bentuk acara, yaitu aksi bertajuk 'Aksi Superdamai' yang digelar pagi hari di Patung Kuda, Jakarta Pusat, serta silaturahmi dan dialog dengan 100 tokoh. Acara ini akan digelar di Masjid Az Zikra.

"Setelah memperhatikan situasi dan perkembangan yang ada serta masukan dari ulama dan umat maka Reuni Alumni 212 tahun 2021 akan diadakan dalam bentuk: 1. Aksi Superdamai untuk menyampaikan pendapat yang dilindungi UU No 9 Tahun 1998 dengan tema: Bela Ulama, Bela MUI dan Ganyang Koruptor yang bertempat di Kawasan Patung Kuda Jakarta, Kamis 2 Desember 2021 jam 08.00-11.00 WIB dengan Wajib menjaga Protokol kesehatan dan Ciri khas 212," bunyi keterangan yang diterima, Selasa (30/11).

Slamet mengatakan pihaknya sudah memberi surat pemberitahuan terkait aksi ini ke Polda Metro Jaya. Namun belum dijelaskan apakah polisi memberi izin untuk aksi tersebut.

"Surat pemberitahuan ke Polda Metro Jaya telah diberikan hari Senin, 29 November 2021 Jam 14.00-14.50 WIB," katanya.

Kemudian acara Reuni 212 kembali digelar dari pukul 12.30 sampai 15.30 WIB di Masjid Az Zikra. Acara ini berbentuk silaturahmi dan dialog dengan tokoh.

"Silaturahmi dan Dialog 100 Tokoh dengan tema: Bersama mencari Solusi untuk keselamatan NKRI. Kamis, 2 Desember 2021 jam 12.30-15.30 WIB di Aula Masjid Az Zikra Bogor," jelasnya.

Az Zikra tolak jadi lokasi Reuni 212. Simak di halaman selanjutnya.

Polda Tak Beri Izin di Patung Kuda

Polda Metro Jaya menegaskan tidak akan mengeluarkan izin untuk acara tersebut. Hal itu didasarkan pada surat rekomendasi Satgas COVID-19 yang tidak memberikan izin gelaran Reuni 212.

"Polda Metro tegas tidak akan berikan izin untuk kegiatan ini. Kami sudah sampaikan tidak akan berikan izin," ujar Kabid Humas Polda Metr Jaya Kombes E Zulpan saat dihubungi detikcom, Selasa (30/11).

Polda Metro Jaya bahkan akan menutup kawasan Monas, Jakarta Pusat, mulai dini hari nanti. Penutupan dilakukan untuk mengantisipasi adanya massa Reuni 212.

"(Penyekatan) akan berlaku mulai pukul 24.00 WIB nanti malam sampai dengan setidaknya pukul 21.00 tanggal 2 Desember besok," kata Dirlantas Polda Metro Jaya di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (1/12/2021).

Ditolak Az Zikra

Hari ini, Yayasan Az Zikra juga buka suara. Yayasan Az Zikra tidak memberikan izin untuk Reuni 212 di Masjid Az Zikra, Sentul, Kabupaten Bogor. Penolakan izin itu lantaran Az Zikra dalam suasana duka atas wafatnya Muhammad Ameer Adz Zikro.

Hal itu disampaikan yayasan Az Zikra melalui surat yang ditujukan kepada Ketua Panitia Reuni 212, Eka Jaya. Surat itu telah dibenarkan oleh Tim Media Az Zikra saat dikonfirmasi detikcom.

"Sehubungan dengan suasana berduka atas wafatnya ananda Ustadz Muhammad Ameer Adz Zikro, putra kedua dari Almarhum KH Muhamamad Arifin Ilham, atas permintaan dari Pihak Keluarga (Ummi Yuni Al Waly) - ibunda dari Ustadz Muhammad Ameer Adz Dzikro, serta Hasil Musyawarah bersama antara Dewan Syariah, Dewan Pembina dan Dewan Pengawas Yayasan Az Zikra, maka diputuskan untuk sementara waktu Majelis Az Zikra tidak menerima kegiatan apapun yang diadakan oleh Pihak Eksternal," bunyi surat tersebut seperti dilihat detikcom, Rabu (1/12/2021).

Cari Tempat Lain

Ditolak Az Zikra, PA 212 pun kini tengah mencari tempat lainnya untuk menggelar Reuni 212.

"Panitia sedang mencari (alternatif lain)," kata Steering Committee Reuni 212 Slamet Ma'arif saat dikonfirmasi detikcom.

(mae/fjp)