Dampingi Mahasiswi Unsri Diduga Dicabuli Dosen, Pemprov Sumsel: Dia Trauma

Prima Syahbana - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 20:45 WIB
Ilustrasi pasien wanita dilecehkan perawat pria di National Hospital Surabaya (Ilustrator: MINDRA PURNOMO/detikcom)
Foto Ilustrasi (Ilustrator: MINDRA PURNOMO/detikcom)
Palembang -

Mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) yang diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh dosennya melapor ke polisi. Pemprov Sumsel melalui Dinas PPPA yang mendampingi mahasiswi itu saat melapor polisi menyatakan ada trauma yang dirasakan korban.

"Kemarin (Senin) dari UPTD kita, ikut mendampingi terduga korban melapor polisi. Di sana kita melihat ada sedikit trauma yang dirasakan korban," kata Kepala Dinas PPPA Sumsel, Henny Yulianti, ketika dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (30/11/2021).

Henny mengatakan, sebelum pihaknya melakukan pendampingan terhadap korban saat melapor polisi, pihaknya lebih dahulu mendapat informasi dari BEM KM Unsri.

"Minggu kemarin BEM Unsri kontak ke kita soal informasi tersebut, jadi Senin-nya langsung kita dampingi," katanya.

Dia mengaku sudah mengetahui informasi dugaan yang dialami korban sejak September 2021. Saat itu informasi tersebut juga beredar viral di media sosial.

"Sejak viral pada September (2021) lalu sebenarnya kita sudah mau jemput bola mendampingi korban. Tapi menurut BEM, tadinya peristiwa ini mau di selesaikan secara kekeluargaan antara terduga korban dan pihak rektorat kampus," kata Henny.

"Kita juga menyayangkan jika seandainya kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan. Karena selain untuk efek jera ke pelaku, laporan ke ranah hukum juga bertujuan agar kejadian serupa jangan sampai terulang lagi," jelasnya.

Sebelumnya, polisi telah menerima laporan dari Mahasiswi Unsri berinisial DR (22). Dalam laporannya, DR mengaku dicabuli dengan cara dipegang, dicium, dan dipeluk oleh dosen pembimbingnya saat mengajukan skripsi.

"Iya benar, laporan salah satu korban sudah kita terima. Saat ini kita tengah melakukan penyelidikan," ucap Kasubdit PPA Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Masnoni saat dimintai konfirmasi, Selasa (30/11).

Simak juga 'Ini Tuntutan Mahasiswa KAMMI Soal Permendikbud PPKS':

[Gambas:Video 20detik]