Dosen Unsri Diduga Cabuli Mahasiswi Dicopot dari Kepala Jurusan!

M Syahbana - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 17:48 WIB
Wakil Rektor III (tiga) Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Iwan Stia Budi (Syahbana-detikcom)
Unsri (Syahbana/detikcom)
Palembang -

Mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) yang diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh dosennya melapor ke polisi. Pihak Unsri mengaku sudah memberikan sanksi ke dosen berinisial A (34) berupa pencopotan dari jabatan sebagai kepala jurusan.

"Dosen inisial A itu sudah kita berikan sanksi berupa pencopotan dari jabatannya sebagai kajur (kepala jurusan)," kata Wakil Rektor 1 Unsri, Zainuddin, saat dimintai konfirmasi, Selasa (30/11/2021).

Menurutnya, sanksi itu sudah diberikan Rektorat Unsri sudah sejak 1 minggu lalu. Sanksi itu diberikan usai A mengakui perbuatannya.

"Jadi, kita berikan sanksi itu sudah seminggu yang lalu, itu berdasarkan keputusan bersama Rektorat juga dari hasil pengakuan dosen A tersebut," katanya.

Dia mengatakan dosen A yang statusnya merupakan ASN juga diberi sanksi administrasi dan sanksi akademik lainnya. Dia belum menjelaskan detail sanksi itu.

"Dia kan ASN, tentu sanksi administrasi dan sanksi akademik juga kita berikan ke dia. Tapi detail sanksinya seperti apa saya tidak bisa menjelaskan," katanya.

Zainuddin juga menyerahkan proses hukum terkait kasus ini ke polisi. Dia mengatakan Unsri tidak akan ikut campur proses hukum di kepolisian.

"Yang jelas kita secara institusi sudah memberikan sanksi. Terkait laporan polisi mahasiswi itu tentu kita akan ikut aturan polisi karena itu sudah mengarah ke ranah pribadi antara terduga pelaku dan korban," jelas Zainuddin.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan video 'Isu Permendikbud Diwarnai Pro-Khilafah, Ini Kata Waka Komisi X':

[Gambas:Video 20detik]