Masa Karantina WNA-WNI dari LN Diperpanjang, Simak Lagi Pernyataan Luhut

ADVERTISEMENT

Masa Karantina WNA-WNI dari LN Diperpanjang, Simak Lagi Pernyataan Luhut

Salma Rafifa Aprillya - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 15:51 WIB
Masa karantina WNA-WNI kembali diperpanjang. Hal ini karena imbas varian baru virus Corona, yaitu Omicron.
Masa Karantina WNA-WNI Diperpanjang, Simak Lagi Pernyataan Menko Luhut Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Masa karantina WNA-WNI kembali diperpanjang. Hal ini karena imbas varian baru virus Corona, yaitu Omicron.

Masa karantina WNA-WNI dari luar negeri diubah menjadi 7 hari. Durasi karantina ini lebih lama dari masa karantina WNA-WNI sebelumnya yang hanya 3 hari saja.

Simak informasi mengenai masa karantina WNA-WNI yang sudah kami rangkum berikut ini.


Masa karantina WNA-WNI: Pernyataan Menko Luhut

Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam jumpa pers, Minggu (28/11/2021) mengungkapkan bahwa masa karantina WNA-WNI akan kembali diperpanjang selama 7 hari serta melarang masuknya WNA dari sejumlah negara di Afrika Selatan serta Hongkong. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi masuknya varian Omicron ke Indonesia.

"Oleh karena itu, langkah-langkah pengetatan perbatasan dan kedatangan dari luar negeri ini diambil Pemerintah sebagai langkah waspada untuk mencegah atau menghambat varian omicron ini masuk ke Indonesia." ujar Luhut.

Luhut menambahkan saat ini kasus Covid-19 di Indonesia masih sangat terkendali. Namun, Luhut menegaskan masyarakat harus tetap waspada.

"Tentunya hal ini adalah sesuatu yang harus kita syukuri dan harus terus dipertahankan, meskipun kita harus tetap waspada dengan peningkatan kasus covid19 di banyak negara, munculnya varian omicron ini, dan ancaman peningkatan kasus akibat Nataru." sambung Luhut

Salah satu kebijakan pemerintah adalah perubahan aturan mengenai karantina. Durasi karantina kini diperpanjang.

"Pemerintah juga akan meningkatkan waktu karantina bagi WNA dan WNI yang dari luar negeri di luar negara-negara yang masuk daftar pada poin (a) menjadi 7 hari dari sebelumnya 3 hari," kata Luhut. Poin a yang dimaksud adalah sejumlah negara di Afrika ditambah Hong Kong.

Luhut mengungkapkan masyarakat tidak perlu panik karena adanya varian omicron ini. Pemerintah saat ini telah menerapkan kebijakan-kebijakan untuk menghadapi varian Omicron ini.

"Terakhir, saya ingin mengingatkan sekali lagi, bahwa masyarakat tidak perlu panik dalam menyikapi varian omicron ini. Pemerintah telah mengambil langkah-langkah pengetatan kedatangan dari luar negeri dan akan meningkatkan aktivitas genome sequencing untuk mendeteksi varian omicron ini." sambungnya.

Aturan Masa karantina WNA-WNI

Varian baru Omicron ini sudah tersebar di sejumlah negara. Sampai dengan hari ini, 13 negara sudah mengumumkan bahwa mereka sudah mendeteksi varian Omicron ini di negara mereka.

Untuk mengantisipasi masuknya varian Omicron ke Indonesia, pemerintah memberlakukan kebijakan-kebijakan baru. Adapun kebijakan yang diberlakukan Pemerintah dalam mengantisipasi varian Omicron adalah sebagai berikut.

  1. Pelarangan masuk untuk WNA yang memiliki riwayat perjalanan
    selama 14 hari terakhir ke negara-negara berikut:
    - Afrika Selatan
    - Botswana
    - Namibia
    - Zimbabwe
    - Lesotho
    - Mozambique
    - Eswatini
    - Malawi
    - Angola
    - Zambia
    - Hongkong
  2. Untuk WNI yang pulang ke Indonesia dan memiliki riwayat perjalanan dari negara-negara pada poin a di atas akan dikarantina selama 14 hari.
  3. Meningkatkan waktu karantina bagi WNA dan WNI dari luar negeri di luar negara-negara yang masuk daftar pada poin (a) menjadi 7 hari dari sebelumnya 3 hari.

Aturan masa karantina WNA-WNI terbaru sudah diketahui. Ada pula informasi terkini tentang aturan larangan masuk WNA dari sejumlah negara di Afrika dan Hong Kong. Cek di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT