Massa Pemuda Pancasila Datangi DPRD Sumut Desak Junimart Girsang Minta Maaf

Datuk Haris Molana - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 13:39 WIB
Massa Pemuda Pancasila saat datang ke DPRD Sumut (Datuk-detikcom)
Massa Pemuda Pancasila saat datang ke DPRD Sumut (Datuk/detikcom)
Medan -

Massa Pemuda Pancasila (PP) mendatangi gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut). Mereka meminta DPRD Sumut menyampaikan tuntutan mereka, yakni mendesak anggota DPR RI Junimart Girsang meminta maaf kepada PP.

Pantauan detikcom di lokasi, Senin (29/11/2021), massa PP yang datang ke gedung DPRD Sumut langsung diarahkan masuk ke gedung itu. Mereka ditemui sejumlah perwakilan anggota dewan.

"Mau aksi damai, kami serahkan kepada pimpinan dewan untuk bisa menyahuti permintaan kami untuk disampaikan kepada pusat, DPR RI," kata Sekretaris MPW PP Sumut M Ali Madhy kepada wartawan.

Dia mengatakan PP Sumut tak mau mengerahkan massa untuk menggelar demonstrasi. Menurutnya, demo dengan jumlah massa yang banyak malah berbahaya.

"Kami ini istilahnya tidak mau, kalau kami mau kerahkan massa, mungkin lebih bahaya, jadi kami ini aksi damai," ucap Ali.

Ali menyebut pihaknya telah menyerahkan tuntutan kepada DPRD Sumut. PP Sumut meminta agar anggota DPR RI Junimart Girsang meminta maaf secara terbuka.

"Tuntutannya kita meminta agar statement Junimart Girsang, agar meminta maaf baik itu di media elektronik, media cetak, dan media online," ujar Ali.

"Kalau tidak ada permintaan maaf akan kami kaji ulang," sambungnya.

Ketua Bidang Organisasi Kepemudaan dan Keanggotaan MPW PP Sumut M Iqbal Hasibuan meminta Junimart mengakui kesalahannya. Dia berharap Junimart menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada PP.

"Kita minta secara khusus Junimart Girsang mengakui kesalahan dan meminta maaf secara terbuka kepada Pemuda Pancasila, bukan dilempar begitu saja, secara khusus meminta maaf kepada Pemuda Pancasila," sebut Iqbal.

Sebelumnya, Junimart Girsang telah meminta maaf kepada Pemuda Pancasila. Meski Junimart telah menyampaikan permintaan maaf, Pemuda Pancasila tetap menggelar demonstrasi di DPR RI pada Rabu (24/11).

Junimart menilai pihak Pemuda Pancasila salah menafsirkan pernyataannya. Junimart merasa tidak pernah meminta Kementerian Dalam Negeri membubarkan Pemuda Pancasila.

"Saya sudah sampaikan permintaan maaf via media yang sama. Saya kira tidak perlu berpolemik lagi," kata Junimart.

Junimart menyebut hanya menyampaikan kritik membangun terhadap Pemuda Pancasila. Dia mengatakan mengedepankan perdamaian.

"Apabila saya dipersalahkan karena kritikal membangun itu, sebagai anak bangsa yang menjunjung tinggi asas perdamaian dan Pancasila, saya sudah sampaikan permintaan maaf," ujarnya.

(haf/haf)