Tersangka Bentrok Pemuda Pancasila-FBR di Ciledug Bertambah 1

Khairul Ma' - detikNews
Minggu, 28 Nov 2021 11:18 WIB
Pasar Lembang, Ciledug, Kota Tangerang, pagi usai semalam menjadi lokasi bentrok dua ormas, PP dan FBR. (Nahda Rizki Utami/detikcom)
Pasar Lembang, Ciledug, Kota Tangerang, lokasi bentrokan dua ormas, PP dan FBR. (Nahda Rizki Utami/detikcom)
Tangerang -

Polisi kembali menetapkan satu tersangka baru dari bentrokan ormas Pemuda Pancasila dengan Forum Betawi Rempug (FBR) pada Jumat (19/11/2021) malam. Satu tersangka tambahan ini masih dari anggota ormas PP.

"Dari sebelumnya empat tersangka untuk sementara sudah lima saat ini yang kita tetapkan jadi tersangka dan akan kita proses lanjut. Semua dari PP," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Deonijiu de Fatima kepada wartawan, Minggu (28/11).

Deonijiu membeberkan anggota FBR saat ini pihaknya sudah mendapatkan nama-namanya. Dia mengaku pihaknya saat ini baru memeriksa saksi-saksi dari FBR untuk menyelidiki dan mencari nama-nama yang diincarnya.

"FBR sampai saat ini nama-nama sudah kita dapatkan tinggal kita melakukan penyelidikan dan pencarian. Masih kita mendapatkan saksi-saksi ada beberapa lima sampai enam orang yang sudah kita dapatkan nama mudah-mudahan ke depan kita lakukan penyelidikan lanjut untuk bisa menangkap mereka," ujar Deonijiu.

Menurutnya, kepolisian sudah berkomunikasi kepada kedua pimpinan ormas untuk menanggulangi kejadian bentrokan ini terulang. Dia mengatakan agar anggota ormas ini dapat mengerem tindakannya yang anarkis dan dapat membahayakan orang lain.

"Kalau masih ada juga yang melakukan tindakan melukai atau membahayakan orang lain itu sudah kena pidana, maka kami kepolisian akan menindak tegas terhadap oknum-oknum yang melakukan tindakan kriminal karena itu sudah masuk dalam kegiatan premanisme," katanya.

Sebelumnya, bentrokan Pemuda Pancasila versus FBR terjadi pada Jumat (19/11) dari sore sampai menjelang malam. Sekitar lima orang menjadi korban atas bentrokan kedua ormas ini.

Kelimanya mengalami luka-luka sabetan senjata tajam. Deonijiu menerangkan tidak semua dari lima korban ini adalah anggota ormas dari Pemuda Pancasila-FBR.

Ada juga satu orang yang bukan anggota ormas menjadi korban dari bentrokan ini.

"Total ada lima korban, dua anggota ormas PP, dua anggota ormas FBR, dan satu sisanya warga biasa bukan ormas yang juga sebagai juru parkir," ungkapnya pada Senin (22/11).

Simak juga 'Komisi II DPR soal Ormas Langgar Aturan: Pembinaan Belum Jalan':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/gbr)