Tuntutan Bebas Istri Omeli Suami Mabuk Usai Perkara Jadi Sorotan

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 24 Nov 2021 08:00 WIB

Tuntutan bebas

Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Agung membatalkan tuntutan 1 tahun penjara dalam kasus istri mengomeli suami pemabuk ini. Ini adalah pertama kalinya JPU Kejaksaan Agung mengambil alih penuntutan yang dilakukan jaksa di daerah dan melakukan tuntutan ulang bebas dalam suatu kasus.

JPU membatalkan tuntutan 1 tahun penjara terhadap Valencya. Putusan ini didasarkan pada pemeriksaan tim Jampidum Kejaksaan Agung.

"Yang tadi disampaikan JPU bahwa tuntutan yang telah dibacakan sebelumnya tanggal 11 November ditarik. Dengan ditariknya tuntutan, maka tuntutan tersebut dinyatakan tidak berlaku dan selanjutnya JPU tadi juga melakukan penuntutan memperbaiki tuntutan yang sebelumnya dengan menyatakan bahwa terdakwa Valencya tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana kekerasan psikis di dalam lingkup rumah tangga," kata Kasipenkum Kejagung Leonard Eben Ezer dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (23/11/2021).

Suami dituntut 6 bulan bui

Adapun mantan suami Valencya, yakni Chan Yun Ching, justru dituntut hukuman 6 bulan penjara atas kasus penelantaran. Tuntutan dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Karawang dalam sidang tuntutan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Karawang pada Selasa (23/11/2021). Sidang itu digelar secara langsung maupun online.

"Menghukum terdakwa Chan Yun Ching dengan pidana penjara 6 bulan dengan masa percobaan selama 1 tahun," ucap jaksa saat membacakan tuntutannya.

Jaksa menilai Chan Yun Ching terbukti bersalah melakukan penelantaran terhadap anak-istri sesuai dengan Pasal 49 huruf A jo Pasal 9 ayat 1 Undang-Undang Ri Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Dalam pertimbangannya, jaksa juga menjelaskan perbuatan Chan Yun Ching terhadap Valencya dan anaknya. Menurut jaksa dari keterangan saksi dan korban, Chan Yun Ching dianggap sudah menelantarkan keluarga dan tidak memberikan nafkah. Jaksa juga menyatakan bahwa unsur-unsur penelantaran terpenuhi.

"Bahwa yang dilakukan adalah tindakan penelantaran. Unsur menelantarkan dan terbukti menurut hukum," kata dia.

Jaksa juga membacakan hal meringankan dan memberatkan. Dalam hal meringankan, jaksa tak menemukan hal meringankan dan alasan untuk menghapus perbuatan pidana yang dilakukan oleh Chan Yun Ching.

Suami Valencya dituntut 6 bulan bui kasus penelantaranSuami Valencya dituntut 6 bulan bui dalam kasus penelantaran. (Yuda Febrian Silitonga/detikcom)

"Hal memberatkan terdakwa tidak pernah menafkahi istri dan anaknya sejak bulan Februari 2019 sampai sekarang. Terdakwa sering marahi istrinya. Hal meringankan, tidak ditemukan hal meringankan," katanya.


(dnu/dnu)