Ketua Panja: Kekerasan Seksual di Dunia Digital Bakal Masuk ke RUU TPKS

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 23 Nov 2021 16:24 WIB
Ketua DPP Nasdem, Willy Aditya
Ketua Panja RUU TPKS, Willy Aditya (Lisye/detikcom)
Jakarta -

Panitia Kerja (Panja) masih menggodok Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS). Ketua Panja RUU TPKS Willy Aditya menyebut kekerasan seksual di dunia digital juga akan dimasukkan ke RUU TPKS.

"Saya masih bersama teman-teman nyisir ada beberapa hal yang sudah kita masukan yang baru KD, kekerasan di dunia digital kita masukkan itu," kata Willy saat dihubungi, Selasa (23/11/2021).

Willy mengatakan pihaknya masih membahas secara hati-hati terkait konten kekerasan seksual di dunia digital tersebut. Dia pun berharap semoga hal itu sesuai dengan keinginan di publik.

"Ya ini kita benar-benar harus hati-hati ya, ya narasi publik semoga sesuai dengan anginnya. Kita sedang menunggu saja," ucapnya.

Lebih lanjut, Willy juga menyatakan tidak yakin RUU TPKS bakal bisa diselesaikan pada 25 November 2021. Menurutnya, masih banyak yang harus didiskusikan dengan semua pihak terkait konten dari RUU TPKS tersebut.

"Saya belum bisa memastikan sesuai dengan tanggal 25, saya tentu masih komunikasi kiri dan kanan, kalau bisa dengan jadwal 25 November alangkah lebih bagus dan berbahagianya saya dan teman-teman yang lain, tapi kalau belum ya kita lagi lihat primbon lah gitu hari baik langkah baik," ujarnya.

Kemudian Willy menyampaikan sebetulnya sudah hampir tidak ada perdebatan berkaitan dengan RUU TPKS. Namun, menurutnya, pihaknya masih memerlukan masukan berkaitan dengan kebebasan seksual dan penyimpangan seksual yang juga diatur dalam RUU TPKS tersebut.

"Kalau perdebatan hampir selesai ya, tinggal bagaimana teman-teman meminta masukan, kita tidak hanya mengatur kekerasan seksual kita juga mengatur kebebasan seksual dan penyimpangan seksual itu dua hal yang berbeda," jelas Willy.

Lihat Video: Ketua Panja: RUU TPKS Tak Melegalkan Seks Bebas dan LGBT

[Gambas:Video 20detik]