ADVERTISEMENT

Jenderal Andika Mutasi 23 Pati, Pangkostrad Pengganti Dudung Masih Kosong

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 23 Nov 2021 08:43 WIB
Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa aambangi Mabes AL, Cilangkap, Jaktim, Senin (22/11/2021).
Foto: Wildan Noviansah/detikcom
Jakarta -

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa melakukan mutasi dan promosi jabatan terhadap 23 perwira tinggi. Namun dalam mutasi ini, posisi Pangkostrad masih kosong.

Mutasi dan promosi jabatan ini tertuang dalam surat keputusan Panglima TNI nomor Kep/1029/XI/2021. Surat terbit pada 17 November 2021 atau sesaat setelah Jenderal Andika Perkasa dilantik sebagai Panglima TNI oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kalau untuk mutasi kemarin, setiap Panglima TNI, itu sebetulnya Wanjakti ini sudah selesai September. Jadi Wanjakti itu normalnya dilakukan setiap tiga bulan sekali. Dan yang terakhir bulan September kemarin," jelas Andika mengawali penjelasannya soal pergantian Danjen Kopassus kepada wartawan di Mabes AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (22/11/2021).

Salah satu Pati yang diganti adalah Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus. Andika mengganti Mayjen Muhammad Hasan dengan Mayjen Teguh Muji Angkasa.

Tak hanya jabatan Danjen Kopassus, ada 22 jabatan lain yang juga mengalami pergantian pejabat.

"Jadi yang keluar kemarin itu hasil dari Wanjakti yang sudah disepakati dan dirapatkan, termasuk pergantian yang dengar kemarin Danjen Kopassus menjadi Pangdam Iskandar Muda di Aceh," terang Andika.

Dalam SK Panglima TNI ini, posisi Pangkostrad masih kosong. SK itu hanya menyampaikan informasi Letjen Dudung Abdurachman dari Pangkostrad menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Jadi belum ada nama pengganti Dudung di posisi Pangkostrad.

Berikut 23 perwira tinggi TNI yang dimutasi dari jabatannya:

1. Letjen Dudung Abdurachman dari Pangkostrad menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD)
2. Letjen Ganip Warsito dari Kepala BNPB menjadi pati Mabes TNI dalam rangka pensiun
3. Mayjen Suharyanto dari Pangdam Brawijaya menjadi Kepala BNPB
4. Mayjen Nurcahyanto dari Aster KSAD menjadi Pangdam Brawijaya
5. Mayjen Achmad Marzuki dari Pangdam Iskandar Muda menjadi Aster KSAD
6. Mayjen Muhammad Hasan dari Danjen Kopassus menjadi Pangdam Iskandar Muda
7. Mayjen Teguh Angkasa dari Dosen Tetap Unhan menjadi Danjen Kopassus
8. Mayjen Gregorius Henu Baswono dari Perwira Sahli Tingkat III KSAD menjadi Dosen Tetap Unhan
9. Brigjen Bahman dari Dirdiklat Pusterad menjadi Perwira Sahli Tingkat III KSAD
10. Brigjen Farid Makrus dari Danrem 132/Tdl Kodam Merdeka menjadi Dirdiklat Pusterad

11. Brigjen Toto Nurwanto dari Waaster KSAD bidang Tahwil Komsos dan Bakti TNI jadi Danrem 132/Tdl Kodam Merdeka
12. Brigjen Junaedi dari Kapoksahli Pangdam Bukit Barisan menjadi Waaster KSAD bidang Tahwil Komsos dan Bakti TNI
13. Kolonel Immer Hotma Partogi dari Kasrem 181 Sorong Kodam Kasuari jadi Kapoksahli Pangdam Bukit Barisan
14. Marsda Budi Prasetyono dari Pa Sahli Tingkat III Bidang Ekkudag Panglima TNI jadi Staf Khusus KSAU
15. Marsma Didik Kestio dari Wakapuskes TNI jadi Pa Sahli Tingkat III Bidang Ekkudag Panglima TNI
16. Marsma Daradjat dari Staf Khusus TNI menjadi Wakapuskes TNI
17. Marsma Petris H Sujatmoko dari Pa Sahli Tingkat II Poldagri Sahli Bidang Polkamas Panglima TNI jadi Staf Khusus Panglima TNI
18. Kolonel Surip Suparjo dari Dirhansenban Koharmatau jadi Pa Sahli Tingkat II Poldagri Sahli Bidang Polkamas Panglima TNI
19. Brigjen Eko Ganento Utomo dari Pa Sahli Tingkat II Banusia Panglima TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI
20. Kolonel Djonny Indramawan dari Kadek Faljuang Sesko TNI jadi Sahli Tingkat II Banusia Panglima TNI

21. Kolonel Suratno dari Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Wawasan Nusantara Lemhanas jadi Pati Mabes AL
22. Laksma Tedjo Sukmono dari Deputi Bidang Operasi [encarian dan Pertolongan dan Kesiapsiagaan BNPP jadi Pati Mabes AL
23. Kolonel Arif Wicaksono dari Kasubdis Kemarjiankum Diskumau menjadi Panitera Dilmiltama Mahkamah Agung

Sebelumnya, Jenderal Andika mengaku baru merencanakan rapat Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) terkait pemilihan Pangkostrad baru. Rencana itu akan disampaikan ke Presiden Joko Widodo.

"Pangkostrad baru, saya baru merencanakan untuk lapor Presiden dulu. Kita akan laporkan untuk rencana Wanjakti," kata Andika di Mabes AL, Cilangkap, Jakarta Timur (Jaktim), Senin (22/11/2021).

Andika menjelaskan, usai melapor kepada Jokowi, rapat Wanjakti akan digelar. Kemudian Andika akan membawa nama calon Pangkostrad yang diusulkan ke Jokowi.

"Nah setelah itu baru akan ada arahan atau usulan dari kami yang nanti akan diputuskan oleh Presiden," tutur Andika.

Lihat juga video 'Marsekal Hadi Beri Pesan ke Jenderal Andika yang Kini Jabat Panglima TNI':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT