Upah Minimum 2022 Jawa Tengah Naik Rp 13 Ribu, Ini Penjelasannya

Annisa Rizky Fadhila - detikNews
Senin, 22 Nov 2021 13:01 WIB
Upah Minimum 2022 Jawa Tengah Naik Rp 13 Ribu, Ini Penjelasannya
Upah Minimum 2022 Jawa Tengah Naik Rp 13 Ribu, Ini Penjelasannya (Foto: Infografis detikcom/Fuad Hasim)
Jakarta -

Upah minimum 2022 Jawa Tengah mengalami kenaikan. UMP merupakan Upah Minimum Provinsi yang menjadi acuan pendapatan masyarakat.

Tahun ini, UMP di beberapa provinsi mengalami kenaikan. Salah satunya yakni provinsi Jawa Tengah yang naik Rp 13.000.

"Data Statistik Upah Minimum secara umum ya, upah minimum terendah akan terjadi di Jawa Tengah Rp 1.813.011 dan upah minimum tertinggi akan terjadi di DKI Jakarta Rp 4.453.724. Rata-rata penyesuaian upah minimum 1,09%. Saya tidak bilang bahwa ini upah minimum provinsi 2022, ini rata-rata penyesuaian provinsi," kata Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Indah Anggoro Putri dalam Seminar Terbuk Proses Penetapan Upah Minimum 2022 beberapa waktu lalu.

Lantas, bagaimana kabar terkini soal upah minimum 2022 Jawa Tengah? Untuk mengetahuinya, detikcom sudah merangkumnya melalui situs Pemprov Jateng. Simak ulasan berikut ini.

Upah Minimum 2022 Jawa Tengah: Diatur Dalam SK Terbaru

Naiknya upah minimum 2022 Jawa Tengah berlandaskan pada keputusan Gubernur Jawa Tengah No. 561/37 tentang Penetapan Upah Minimum Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022. Dengan terbitnya SK tertanggal 20 November 2021, Upah minimum 2022 Jawa Tengah naik 0,78 % atau Rp1.812.935. Kebijakan ini berlaku bagi pekerja dengan masa kerja kurang lebih dari satu tahun.

"UMP sebagaimana dimaksud dalam diktum kesatu berlaku bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun," ungkap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam keterangannya, Minggu (21/11).

Meski naik Rp 13.000, Indah Anggoro menuturkan, upah minimum 2022 Jawa Tengah masih terbilang rendah dibandingkan provinsi lainnya. Namun, penetapan UMP sudah disesuaikan dengan batas atas dan batas bawah suatu wilayah.

"Batas atas upah minimum merupakan acuan nilai upah minimum tertinggi yang dapat ditetapkan. Kedua, batas bawah upah minimum merupakan acuan nilai upah minimum terendah yang dapat ditetapkan. Ketiga nilai upah minimum tertentu dihitung berdasarkan formula penyesuaian nilai upah minimum. Ini formula bukan dari Kemenaker saja, tetapi kami umumnya dengan Dewan Pengupahan nasional," katanya.

Upah Minimum 2022 Jawa Tengah: Berlaku Mulai Januari 2022

Sesuai dengan SK tersebut, Ganjar menegaskan upah minimum 2022 Jawa Tengah berlaku mulai 1 Januari 2022. Dia juga menegaskan perusahaan harus memberikan upah di atas UMP kepada pekerja dengan masa kerja satu tahun atau lebih.

Terkait nominal, kata Ganjar, perusahaan harus memperhatikan minimal inflasi 1,28 persen dan laju pertumbuhan ekonomi 0,97 persen. Penetapan upah minimum 2022 Jawa Tengah sudah didasari perhitungan formula dari PP 36/2021 Pasal 26 dan angka dari BPS sesuai surat Menteri Ketenagakerjaan kepada para Gubernur.

Ada sanksi bagi perusahaan yang melanggar aturan upah minimum 2022 Jawa Tengah. Simak di halaman selanjutnya.