detikcom Do Your Magic: Progres Perbaikan Tanggul Jebol di Kawasan Hek Jakarta Timur

Marteen Ronaldo - detikNews
Senin, 22 Nov 2021 11:55 WIB
Perbaikan tanggul di Kali Baru, Kawasan Hek, Kramat Jati.
Perbaikan tanggul di Kali Baru, Kawasan Hek, Kramat Jati Foto: Marteen Ronaldo/detikcom
Jakarta -

Petugas masih memperbaiki tanggul jebol Kali Baru, di Kawasan Hek, Kramat Jati, Jakarta Timur. Saat ini, mulai nampak progres perbaikan dengan dipasangnya brojong batu untuk menahan air kali.

Pada Senin (22/11/2021), petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur, bekerja untuk memperbaiki tanggung jebol di Jl Rahayu. Pada jembolan yang berada di sisi Jl Rahayu, sudah dipasang brojong kawat yang diisi batu.

Tembok tanggul yang jeblos sudah dibongkar. Untuk menahan air kali yang kemungkinan meluap, disusun karung-karung pasir.

Saat ini, aliran sungai pun terlihat tenang, dan tidak sampai menyentuh bibir tanggul.

Sementara itu di bagian sisi Jl Bogor Raya, yang sebelumnya membuat jalanan banjir, juga masih proses perbaikan. Bagian tanggul telah diperbaiki dengan menggunakan jaring dan bebatuan serta karung goni untuk menahan air kali yang hendak menuju ke jalan raya Bogor.

Tak jauh dari pertigaan Hek di Jl Raya Bogor ada lagi perbaikan tanggul. Tanggul yang sudah rusak diganti dengan brojong berisi batu kali.

Selain itu Petugas Sudin SDA Jakarta Timur mengeruk dasar kali terus digunakan menggunakan alat terbatas.

Perbaikan tanggul di Kali Baru, tak jauh dari pertigaan Hek, Kramat Jati, Jakrta Timur.Perbaikan tanggul di Kali Baru, tak jauh dari pertigaan Hek, Kramat Jati, Jakrta Timur. Foto: Marteen Ronaldo/detikcom

Deden salah satu warga sekitar, mengatakan, selama perbaikan tanggul Hek beberapa hari terakhir, tidak pernah terkena banjir.

"Kalau banjir sendiri jarang ya, terakhir itu paling yang waktu hujan besar itu yang sampe masuk ke rumah warga, setelah itu udah tidak ada lagi banjir," jelasnya saat ditemui, Senin (22/11/2021).

Ia pun menerangkan, perbaikan tanggul hek dengan mulai memasang jaring dan bebatuan besar merupakan hal yang sudah tepat dilakukan. "Harusnya dari kemarin itu sudah dilakukan, kalau kemarin itu kan ditumpuk menggunakan karung goni doang, nah kalau sekarang ini make jaring dan dikeruk benar-benar pasti hasilnya bagus," katanya.

Sementara itu, Khomairoh berharap agar perbaikan permanen tanggul hek dapat diselesaikan dalam kurun waktu terdekat ini. Karena, saat ini DKI Jakarta mulai masuk ke musim hujan.

"Apalagi udah mulai masuk musim penghujan. Jangan sampe nanti jadi banjir besar juga disini, gara-gara perbaikannya molor terus," ujarnya.

(aik/aik)