Teriakan 'Kami Bukan Teman' Kala Moeldoko Diusir dari Aksi Kamisan

Tim Detikcom - detikNews
Sabtu, 20 Nov 2021 06:04 WIB

Komisioner Komnas HAM Nilai Massa Aksi Kamisan Kecewa ke Moeldoko Wajar

Insiden Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Moeldoko, diusir massa Aksi Kamisan Semarang saat mendadak hadir ke lokasi aksi di seberang Mal Paragon, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), santer jadi perbincangan. Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menilai respons dari massa aksi ke Moeldoko tersebut merupakan hal yang wajar.

"Saya kira kekecewaan tersebut wajar," ujar Beka saat dihubungi detikcom, Jumat (19/11/2021).

Beka menilai massa aksi kecewa terhadap Moeldoko sebagai perwakilan pemerintah atas tuntutan penuntasan pelanggaran HAM berat masa lalu yang tak kunjung tuntas.

"Karena sudah bertahun-tahun kasus-kasus pelanggaran HAM yang berat belum selesai," katanya.

Beka menjelaskan, massa Aksi Kamisan memang vokal terhadap isu penuntasan pelanggaran HAM di Indonesia. Aksi Kamisan menjadi ruang bagi para penggiat HAM untuk menyuarakan tuntutan tersebut.

"Aksi Kamisan memang menjadi ruang berekspresi kawan-kawan penggiat HAM, korban pelanggaran HAM menyuarakan soal ketidakadilan dan juga berbagai isu hak asasi manusia," kata Beka.

Diketahui, Aksi Kamisan merupakan aksi piket setiap hari Kamis yang menyuarakan tuntutan penuntasan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu. Kasus-kasus tersebut, antara lain Tragedi Semanggi, Trisakti, Tragedi 13-15 Mei 1998, Peristiwa Tanjung Priok, Peristiwa Talangsari 1989.


(yld/lir)