Massa Aksi Semarang Usir Moeldoko Saat Akan Tanggapi Tuntutan: Bualan Belaka!

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 18 Nov 2021 13:34 WIB
Semarang -

Kepala Staf Presiden, Moeldoko, diusir massa aksi Kamisan di Semarang saat akan menanggapi tuntutan pengunjuk rasa. Korlap aksi, Azis Rahmad Ahmadi, mengakui sengaja tidak memberikan ruang bicara untuk Moeldoko, karena dianggap selama ini hanya membual belaka.

Moeldoko mendadak menghampiri massa aksi Kamisan yang digelar di depan PO Hotel Semarang. Namun ketika Moeldoko memegang microphone dan hendak berbicara, ternyata massa menolak dan justru meminta Moeldoko untuk pulang.

"Sudah pulang saja," teriak salah satu peserta aksi, Kamis (18/11/2021).

Korlap aksi, Azis Rahmad Ahmadi mengatakan sengaja tidak memberikan ruang bicara untuk Moeldoko. Menurutnya apapun yang akan diiucapkan tidak menuntaskan pelanggaran HAM.

"Tapi kita tidak memberi ruang dia berbicara karena dia berbicara tanpa ada realisasi. Tanpa negara mau mengakomodir menuntaskan pelanggaran HAM sama saja hanya bualan belaka," ujar Azis.

Usai didatangi Moeldoko, massa aksi Kamisan masih melanjutkan kegiatannya. Mereka melakukan orasi menyuarakan tuntutan mereka soal penegakan HAM.

Moeldoko yang mengurungkan niatnya berbicara di depan massa aksi dan kembali ke arah mobilnya di Hotel PO, kemudian memberikan pernyataan mengenai tuntutan massa aksi.

"Aksi kamisan ini kan bagian dari kebebasan berpendapat, yang juga bagian dari HAM. Kita hormati, kita datangi, dengarkan aspirasinya. Ini bukti negara, pemerintah hadir," kata Moeldoko sembari berjalan.

Kemudian ia menjelaskan pemerintah tetap berupaya menyelesaikan permasalahan HAM di Indonesia. Moeldoko juga menjelaskan pernah mendampingi Presiden menemui peserta aksi Kamisan di depan kantor Presiden.

(mbr/sip)