Berurai Air Mata Nirina Zubir Bongkar Siasat Jahat ART Riri Khasmita

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 19 Nov 2021 08:19 WIB

Dalam aksinya dia dibantu oleh suaminya, Endrianto. Tiga orang notaris pun turut membantu aksi kejahatan Riri Khasmita.

Penyelidikan kepolisian mengungkap awal kejahatan yang dilakukan oleh Riri. Awalnya, pelaku Riri dipercaya oleh almarhum untuk mengurus pembayaran pajak bumi bangunan (PBB) oleh ibu Nirina.

"Awalnya dipercaya oleh almarhum untuk mengurus, pertama pembayaran PBB-nya. Dikasih surat kuasa oleh almarhum. Tetap berkembang karena terlalu dipercaya oleh almarhum," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (18/11/2021).

Pelaku Riri lalu memanfaatkan kepercayaan yang diberikan oleh keluarga Nirina. Niat jahat untuk melakukan penipuan pun muncul.

Saat pelaku Riri memiliki enam sertifikat tanah milik keluarga Nirina, dia kemudian melakukan peralihan kepemilikan tanpa sepengetahuan keluarga Nirina. Saat itu pelaku Riri berdalih enam sertifikat itu telah hilang.

"Sertifikatnya dipegang si pembantu ini sehingga timbul niatan para pelaku ini memalsukan surat autentik untuk menguasai semuanya. Dia ubah namanya dari enam sertifikat. Satu diubah atas nama suaminya dan kemudian yang lima ini atas namanya (tersangka Riri)," jelas Yusri.

Aksi peralihan sertifikat tanah yang dilakukan pelaku diketahui telah terjadi sejak 2016. Tiga sertifikat bahkan telah dijual pelaku kepada orang lain. Total kerugian yang diderita keluarga Nirina Zubir atas tindakan pelaku mencapai Rp 17 miliar.

Polisi memastikan penyelidikan kasus mafia tanah yang merampas aset keluarga Nirina Zubir tidak berhenti sampai di lima tersangka saat ini. Indikasi adanya tersangka baru terbuka lebar.

"Kemungkinan bakal ada lagi tersangka lain. Ini masih kita lakukan pendalaman dan mungkin akan berkembang lagi," pungkas Yusri.


(ygs/mea)