Aksi Mafia Kayu 'Anak Jenderal' di Riau Berakhir di Balik Jeruji

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 18 Nov 2021 22:03 WIB
Kayu illegal logging dihanyutkan ke sungai di Riau oleh kelompok Anak Jenderal.
Foto: dok. Istimewa
Riau -

Polisi mengungkap komplotan mafia kayu yang melakukan penebangan ilegal atau illegal logging di hutan lindung Riau. Kelompok pimpinan Mat Ari alias Anak Jenderal itu kini meringkuk di penjara.

Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi mengatakan ada dua lokasi yang sering menjadi tempat illegal logging, yaitu Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil dan Kerumutan.

Dua orang ditangkap sebagai pelaku perambahan hutan dan illegal logging di Suaka Margasatwa Cagar Biosfer Giam Siak Kecil. Mereka adalah cukong atau pemodal dengan julukan 'anak jenderal'.

"Saya ingin menyampaikan hasil operasi darat kita terkait illegal logging di Giam Siak Kecil di wilayah Cagar Biosfer. Hasil patroli udara kemarin kita temukan area ini dipakai untuk mengangkut kayu dari dalam hutan," kata Kapolda Riau Irjen Agung Setya saat konferensi pers di lokasi, Rabu (17/11/2021).

"Sampai hari ini kita mengamankan dua orang komplotan sebagai cukong atau pemodal. Kedua orang ini Hari Mulyanto dan Mat Ari alias Anak Jenderal," kata Kapolda.

"Dari para pelaku, polisi menyita alat pemotong kayu, genset, dan mobil truk. Selain itu, ada 78 kayu bulat siap olah dan 42 kayu olahan siap jual," ujarnya.

"Barang bukti ada 78 rakit dan 42 kayu olahan campur. Kita sayangkan aktivitas ini karena ini kejahatan yang melanggar hukum," kata Kapolda.

Agung memastikan bakal memburu pelaku sampai ke pemodal utama. Hal ini untuk menjaga kelestarian Cagar Biosfer Giam Siak Kecil.

"Ini adalah untuk menjaga kelestarian. Akan kami kejar kaki tangan yang terlibat sampai tuntas. Mari sama-sama kita jaga alam kita dan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil ini," katanya.