Kasus ITE Bupati Solok Disetop Polda, Ketua DPRD Akan Lapor ke Propam Mabes

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 17 Nov 2021 16:59 WIB
Ketua DPRD Solok saat di Polda Sumbar (Jeka-detikcom)
Ketua DPRD Solok saat di Polda Sumbar. (Jeka/detikcom)

Polda Setop Kasus karena Kurang Bukti

Sebelumnya diberitakan, Ditreskrimsus Polda Sumbar menghentikan kasus Bupati Solok Epyardi Asda yang dilaporkan Ketua DPRD Solok Dodi Hendra dalam dugaan pelanggaran UU ITE. Epyardi sebelumnya diadukan Dodi ke polisi karena merekam dan menyebarkan video ke grup WhatsApp.

Kasus itu disebut dihentikan karena penyidik tidak menemukan cukup alat bukti atau peristiwa tersebut bukan sebuah tindak pidana.

"Dengan ini diberitahukan kepada saudara bahwa perkara yang saudara laporkan pada tanggal 9 Juli 2021, perkaranya sudah kami hentikan. Penyelidikan dihentikan demi hukum," demikian isi surat tersebut.

"Karena hasil gelar perkara ternyata tidak terdapat cukup alat bukti atau peristiwa tersebut ternyata bukan merupakan tindak pidana atau karena hal-hal sebagaimana diatur dalam undang-undang," lanjut surat itu.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu membenarkan penghentian perkara tersebut.

"Iya," kata Satake saat dimintai konfirmasi, Selasa (16/11).


(jbr/idh)