Polri Ungkap Peran 13 Tersangka Jaringan Pinjol Ilegal Bikin Ibu Bunuh Diri

ADVERTISEMENT

Polri Ungkap Peran 13 Tersangka Jaringan Pinjol Ilegal Bikin Ibu Bunuh Diri

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Rabu, 17 Nov 2021 11:39 WIB
Pinjaman online abal-abal
Foto: Pinjaman online abal-abal (Fauzan Kamil/detikcom)

6. Tersangka HH (35), karyawan swasta, alamat Perumahan Casa Garden, Cengkareng, Jakarta Barat. Berperan sebagai operator yang mentransmisikan SMS berisi kesusilaan dari tangan, ancaman, dan penistaan kepada korban pinjol.

Barang bukti: 1 unit laptop, 1 unit HP.

7. Tersangka HC (28), pekerjaan wiraswasta, alamat Apartemen Green Bay, Penjaringan, Jakarta Utara. Berperan sebagai tersangka yang menyediakan tempat untuk mengoperasikan alat (modem) yang digunakan oleh tersangka AL dan VN untuk mentransmisikan SMS berisi kesusilaan, ancaman, dan penistaan kepada korban pinjol, perantara untuk memasukkan modem, serta mendistribusikan modem dari saudara SB (DPO) yang merupakan WN China.

Barang bukti: 1 unit modem yang masih menunggu perintah dari SB (DPO) untuk didistribusikan.

8. Tersangka MHD (59), karyawan BUMN, alamat Palmerah, Jakarta Barat. Keterlibatan diduga mengetahui dan bertanggungjawab atas seluruh kegiatan operasional yang ada di PT AFT.

9. Tersangka JMS (57), WNA, tempat tinggal di Indonesia, Jakarta Utara. Keterlibatan diduga mengetahui dan bertanggungjawab sebagai Direktur Bisnis PT AFT, membantu PT AFT untuk mendapatkan lisensi jalur pembayaran (payment gateway), dan mengirim dana keluar negeri.

10. Tersangka HLD (35), karyawan swasta, alamat Jakarta Barat. Keterlibatan diduga mengetahui dan bertanggungjawab atas sistem aliran dana yang ada di PT AFT.

11. Tersangka GCY (38), WNA, pekerjaan konsultan, tempat tinggal di Indonesia Jakarta Utara. Keterlibatan diduga mengetahui dan bertanggungjawab atas sistem integrasi data dan dana antara PT AFT, serta pemilik KSP IMB.

12. Tersangka WJS (32), WNA. Berperan sebagai pengendali KSP Inovasi milik bersama (IMB) dan pendiri aplikasi Flinpay, dan melakukan rekrutmen orang-orang untuk mengembangkan bisnis KSP IMB, serta mencari pinjol-pinjol ilegal untuk menjadi mitra dari KSP IMB.

13. Tersangka MLN (39), pekerjaan karyawan swasta, alamat Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Berperan meregistrasi SIM card yang digunakan para desk collection, yakni tersangka JT, RJ, AY, AL, VN, dan HH.

Diketahui, Bareskrim Polri membongkar jaringan aplikasi pinjol ilegal yang dinaungi oleh PT AFT, mitra Koperasi Simpan Pinjam Inovasi Milik Bersama (KSP IMB), dengan menangkap total 13 tersangka. Jaringan pinjol ilegal ini juga diketahui meneror seorang ibu di Wonogiri, Jawa Tengah, hingga bunuh diri karena terlilit utang.

Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Whisnu Hermawan menjelaskan pihaknya menyita uang Rp 217 miliar dari PT AFT. Perusahaan tersebut menyimpan uang di tujuh rekening berbeda.

"Barang bukti, simpanan uang PT AFT di tujuh nomor rekening pada empat bank berbeda dengan total keseluruhan sebesar Rp 217.007.433.643 (Rp 217 miliar)," ujar Whisnu dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (16/11).

PT AFT bertindak sebagai perusahaan penyelenggara transfer dana. KSP IMB ini dikendalikan oleh seorang warga negara (WN) China berinisial WJS (32), yang ditangkap Bareskrim beberapa waktu lalu di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) saat hendak terbang ke Istanbul, Turki.


(drg/fas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT