4 Fakta Geger Kafe di Atas Saluran Air di Kemang Utara

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 17 Nov 2021 06:38 WIB
Kafe di Kemang Utara Berdiri di Atas Saluran Air.
Foto: Hanafi/detikcom
Jakarta -

Geger sederet kafe di Kemang Utara dibangun di atas saluran air. Pemilik kafe akan dipanggil Pemkot Jaksel.

Lurah Bangka Firdaus Aulawy Rois menjelaskan pihaknya menerima aduan dari masyarakat terkait adanya bangunan di atas saluran air. Pemerintah Kota akan menindak bangunan-bangunan tersebut.

"Akan ada penindakan sampai saat ini sedang dilaksanakan rapat-rapat persiapan," kata Firdaus, kepada wartawan, Selasa (16/11/2021).

Dia menuturkan soal kafe di atas saluran air ini juga akan dilaporkan ke Gubernur DKI Anies Baswedan. Dari laporan warga, bangunan disebut berpotensi menyebabkan banjir.

"Dari laporan ditulis bahwa berpotensi menyebabkan. Tentu di rapat ini selain survei di lapangan, apakah benar itu menyebabkan banjir," sambungnya.

Ada 5 Bangunan

Lurah Bangka Firdaus Aulawy Rois mengatakan ada lima bangunan berderet di atas saluran air. Dua di antaranya difungsikan sebagai kafe.

"Ada bangunan di atas saluran air benar. Ada lima bangunan kemudian yang terisi satu dan sekarang difungsikan sebagai kafe benar," kata Firdaus, Selasa (16/11/2021).

Camat Mampang Djaharuddin menduga bangunan tersebut tak mengantongi izin.

"Nggak mungkin dikasih izin. Mungkin depannya dikasih izin tapi di belakangnya kita nggak tahu, di belakang rumah soalnya," ujar Djaharuddin.

Dibangun Sejak 2007

Lurah Bangka Firdaus Aulawy Rois menuturkan bangunan tersebut sudah berdiri sejak 2007. Pantauan di lokasi, dari lima bangunan yang berdiri di atas saluran air itu, dua difungsikan sebagai kafe, dan ada satu bangunan yang belum terisi.

Diduga, banyaknya bangunan yang melanggar aturan di wilayah Bangka ini menjadi penyebab wilayah ini sering kebanjiran.

"Di rapat ini selain survei di lapangan, apakah benar itu menyebabkan banjir," ujar Firdaus.

Lihat juga Video: 'Pribadi Coffee & Eatery', Kafe Berpasir Pantai di Menteng Rasa Bali

[Gambas:Video 20detik]



Terancam Dibongkar

Pemkot akan mengirimkan surat peringatan kepada pengelola kafe agar melakukan pembongkaran sendiri. Jika tak diindahkan, baru akan dilakukan pembongkaran secara paksa.

"Kita baru ngecek ini. Nanti akan dibongkar, cuman pakai imbauan supaya bongkar sendiri. Takut struktur bangunan dan sebagainya mendingan diserahkan ke yang punya aja," jelas Camat Mampang Djaharuddin.

Lurah Bangka Firdaus mengatakan bangunan dilarang berdiri di atas saluran air, kecuali sudah ada izin. Namun untuk penindakan, dia menyebut merupakan kewenangan dinas terkait dan Satpol PP.

"Setahu saya, setahu kita bareng, bahwa tidak boleh ada bangunan di atas saluran. Kalau pun ada harus pakai izin. Contoh, jembatan, ada rumah aksesnya cuma nyeberang saluran ya harus pakai jembatan," tegasnya.

Pemilik Akan Dipanggil

Pemkot Jaksel sudah mengecek langsung kondisi kafe di Kemang Utara yang dibangun di atas saluran air. Pemilik kafe akan dipanggil.

"Nah nanti akan dipanggil juga tuh pemilik nanti kita akan tanyakan lagi, pemilik bangunan ini. Dia punya bangunan ini dari tahun berapa. Ini yang belum dipanggil, belum dilaksanakan," ujar Lurah Bangka, Firdaus.

Asisten Pemkot Jaksel, Mahludin menerangkan untuk saat ini pihaknya masih sebatas melakukan pengecekan kondisi kafe tersebut. Terkait penindakan, sebutnya, masih harus dibahas lebih lanjut.

"Akan kita adakan rapat lanjutan biasanya tidak bisa sekali dua kali. Berkali-kali. Nanti kita kabarinlah kalau masih ada lanjutan tapi ini prosesnya makan waktu juga. Baru rapat kita internal dulu. Semua SKPD yang terkait akan kita undang, termasuk juga pemilik," paparnya.

(idn/idn)