ADVERTISEMENT

Chatbot Whatsapp PeduliLindungi Bisa Untuk Apa Saja? Simak Informasinya

Annisa Rizky Fadhila - detikNews
Selasa, 16 Nov 2021 18:30 WIB
Chatbot Whatsapp PeduliLindungi Bisa Untuk Apa Saja? Simak Informasinya
Chatbot Whatsapp PeduliLindungi Bisa Untuk Apa Saja? Simak Informasinya (Foto: Agus Tri Haryanto/detikcom)

Chatbot Whatsapp PeduliLindungi: Resmi Menggunakan Nama Kemenkes

Agar terhindar dari penipuan, akun whatsapp kemenkes sudah bercentang biru dan menggunakan nama Kementerian Kesehatan. Chief of Digital Transformation Office (DTO) Kemenkes Setiaji menyebutkan, chatbot whatsapp PeduliLindungi digunakan sebagai layanan keluhan pengguna aplikasi PeduliLindungi, khususnya mereka yang mengalami kendala dalam mengunduh sertifikat vaksin.

"Semua kemudahan ini tentunya didesain dengan proses verifikasi dan tingkat keamanan yang mencukupi agar data dan privasi pengguna tetap terjaga dengan baik," kata Setiaji.

Keamanan chatbot whatsapp PeduliLindungi pun tak perlu diragukan. Setiaji mengatakan, keamanannya sudah didesain dengan proses verifikasi dan end to end encryption. Saat mengirim pesan, tentunya sudah terenkripsi dan data privasi tetap terjaga.

Verifikasi pengguna dilakukan dengan memasukkan kode OTP yang dikirimkan. Tujuannya kata Setiaji, untuk menjaga keamanan data pengguna. Dengan adanya chatbot whatsapp PeduliLindungi, layanan pengaduan sertifikat vaksin bertambah dan bisa diakses 24 jam.

"Chatbot PeduliLindungi diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini mungkin masih terkendala dengan email dan call center PeduliLindungi. Sekarang bisa lebih mudah menyelesaikan masalah sertifikat vaksin hanya melalui chat WhatsApp yang langsung dijawab saat itu juga dengan jaminan layanan yang selalu siap 24 jam," ucap Setiaji.

Dia juga mengklaim, perubahan data info diri yang dilakukan melalui chatbot whatsapp PeduliLindungi bisa ter-update dengan cepat. "Jadi pada saat nanti mendapatkan konfirmasi dari Chatbot tersebut pada saat itu juga sistem di dalam PeduliLindungi akan dilakukan perubahan. Kecuali kalau ada perubahan NIK nya yang terpakai itu beda lagi," tuturnya.


(izt/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT