Sudah 5 Hari, 8 Kecamatan di Kotim Kalteng Masih Banjir!

Tim detikcom - detikNews
Senin, 15 Nov 2021 14:28 WIB
Banjir di Kotawaringin Timur, Kalteng.
Banjir di Kotawaringin Timur, Kalteng (Dok. BNPB)
Jakarta -

Banjir terjadi di delapan kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). BPBD setempat melaporkan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa itu.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan banjir terjadi sejak Rabu lalu (10/11/2021). Hingga Minggu (14/11), pukul 21.30 WIB, banjir belum surut.

"Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Kotawaringin Timur, delapan Kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Tualan Hulu, Kecamatan Mentaya Hulu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kecamatan Kota Besi, Kecamatan Parenggean, Kecamatan MB Ketapang, Kecamatan Baamang dan Kecamatan Cempaga," kata Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Senin (15/11).

BNPB mencatat banjir menggenangi 576 unit rumah warga dan 2 unit fasilitas pendidikan. Ketinggian air berkisar 10-100 sentimeter.

"BPBD Kabupaten Kotawaringin Timur terus melakukan update mengenai pendataan dan berkoordinasi dengan perangkat desa setempat guna memberikan penanganan darurat. Distribusi bantuan terhadap warga terdampak dilakukan BPBD bersama tim gabungan," ujarnya.

Berdasarkan pemantauan visual di lapangan per Minggu (14/11), pukul 21.30 WIB, katanya, cuaca saat ini hujan dengan intensitas sedang dan banjir masih menggenangi wilayah terdampak. Merujuk prakiraan cuaca BMKG di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur hingga 3 hari ke depan (17/11) terpantau berawan.

"Melihat kondisi ini, masyarakat diminta untuk tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan, terlebih adanya risiko ancaman bahaya fenomena La Nina. Seperti yang sudah disampaikan Kepala BNPB, Letjen TNI Ganip Warsito, salah satu langkah pencegahan dan antisipasi yang dapat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan sungai atau susur sungai dengan melibatkan TNI-Polri, Basarnas, Pemerintah Desa, serta unsur Pentahelix lainnya," tuturnya.

(idh/tor)