Alibi Dijebak Dipakai Oknum Wakil Rakyat Usai Rekaman VCS Merebak

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 13 Nov 2021 08:35 WIB
ilustrasi smartphone
Ilustrasi ponsel (Foto: Unspslah)
Jambi -

Rekaman video call sex (VCS) oknum DPRD Merangin Jambi berinisial AT bersama seorang wanita bikin geger. Viralnya video tersebut pun membuat AT dilaporkan ke Badan Kehormatan DPRD Merangin.

AT dimintai klarifikasi terkait video tersebut. Di dalam pemeriksaan tersebut, AT mengaku dirinya dijebak.

"Iya kejadian adanya video viral yang dilakukan oknum DPRD di Kabupaten Merangin atas hal yang tidak terpuji dengan melakukan VCS (video call sex) dengan seorang wanita itu adalah benar. Oknum itu juga sudah mengakui juga perbuatannya saat kita panggil untuk klarifikasi," kata Ketua DPRD Merangin, Herman Efendi saat dihubungi detikcom, Kamis (11/11/2021).

Berikut sejumlah fakta terkait heboh VCS oknum anggota DPRD Merangin tersebut:

AT Mengaku Kenal Wanita Lawan VCS di Medsos

AT yang berasal dari Partai Berkarya itu disebut melakukan VCS bersama wanita pada Rabu (27/10) lalu. AT mengaku mengenal wanita tersebut di medsos.

"Saat pemanggilan yang kita lakukan ke oknum ini, oknum ini mengaku kalau dirinya mengenal wanita itu dari akun media sosial, lalu kemudian lakukan VCS itu," katanya.

DPRD Merangin Minta Maaf

Herman menyatakan tidak mentoleransi aksi tak terpuji AT. Dia menyampaikan permohonan maaf terhadap masyarakat atas video tak senonoh yang dilakukan AT.

Herman berharap agar perbuatan ini jangan sampai terulang kembali.

"Mewakili dari anggota DPRD Merangin Jambi, dan atas nama DPRD Kabupaten Merangin, saya meminta maaf atas perbuatan oknum DPRD Merangin yang mana telah membuat masyarakat kecewa, tentu bukan hanya dari masyarakat Merangin saja, karena ini sudah viral, saya rasa seluruh Indonesia juga mungkin tahu, maka dari itu saya juga minta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia," kata Herman.

Perbuatan oknum ini juga dianggap Herman telah mempermalukan sebanyak 34 anggota DPRD Merangin Jambi lainnya di hadapan masyarakat.

"Apa yang dilakukan oknum ini sudah sangat tidak baik, atas perbuatannya itu sebanyak 34 dewan lainnya juga merasa tercoreng di hadapan masyarakat, karena 1 yang berbuat 34 lainnya bisa kena imbas di mata masyarakat. Ini bukan contoh yang baik malah memberikan contoh buruk ke masyarakat, harusnya sebagai wakil rakyat diminta bekerja demi rakyat bukan untuk melakukan perbuatan tidak senonoh," sebut Herman.

Simak fakta lainnya di halaman berikutnya.

Lihat juga Video: Detik-detik Penangkapan Sopir Angkot yang Tabrak Mati Satpam

[Gambas:Video 20detik]