PON dan Peparnas Sukses Digelar, Mahfud Md: Bukti RI dan Papua Menyatu

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 13 Nov 2021 08:29 WIB
Menko Polhukam Mahfud Md
Mahfud Md (Foto: Dok. Kemenko Polhukam)
Jakarta -

Menko Polhukam Mahfud Md, terkesan dengan gelaran PON XX dan Peparnas XVI Papua yang berjalan aman. Mahfud menyebut bahwa hal tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia dan Papua sangat bersenyawa menyatu.

"PON dan Peparnas ini merupakan pembuktian bagi kita semua bahwa Papua dan Indonesia atau Indonesia dan Papua itu sudah sangat bersenyawa, menyatu di dalam semangat dan tujuan serta rasa senasib sepenanggungan," kata Mahfud dalam konferensi pers virtual seperti dilihat, Sabtu (13/11/2021).

Mahfud mengakui bahwa sebelum PON Papua digelar memang merasakan sejumlah kekhawatiran. Kekhawatiran itu mulai dari soal keamanan, pandemi COVID-19, hingga sambutan publik.

"Tapi hasilnya luar biasa, membuktikan bahwa Papua ini sama dengan daerah-daerah lain di Indonesia, bisa aman, bisa meriah, hidup nyaman, tenang juga," ucapnya.

"Ada orang yang mengatakan Papua tidak aman itu, banyak dar der dor, banyak semacam aksi kekerasan. Saudara aksi kekerasan itu ada di mana-mana, bukan hanya di Papua, cuma kadangkala karena banyak provokasi itu kalau di Papua jadi berita khusus. Padahal di mana-mana setiap hari kita lihat di TV ada kejadian-kejadian juga yang sama," sambungnya.

Oleh sebab itu, Mahfud mengajak semua pihak sebagai satu bangsa untuk hidup normal ke depan. Mahfud pun mengucapkan terima kasih dan selamat atas keberhasilan pelaksanaan PON XX dan Peparnas XVI di Papua.

Untuk diketahui bahwa Peparnas akan ditutup pada hari ini. Gelaran Peparnas di Papua ini akan ditutup langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Bapak presiden sangat senang dengan pelaksanaan PON dan Peparnas ini. Sehingga beliau akan menutup sendiri Peparnas ini meskipun biasanya secara protokoler kan buka presiden, tapi presiden tidak cukup, saya akan tutup juga. PON-nya sudah dibuka presiden, Peparnas-nya dibuka wakil presiden, PON-nya ditutup wakil presiden, Peparnas-nya besok (hari ini) akan ditutup oleh bapak presiden. Karena seperti yang dikatakan presiden, Papua selalu ada di hati Presiden Republik Indonesia," imbuh Mahfud.

(fas/hri)