KPK: Pegawai Pajak Terima Suap SGD 625 Ribu di Kasus Angin Prayitno

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Kamis, 11 Nov 2021 15:15 WIB
Konpers KPK terkait penahanan tersangka kasus suap pajak
Konpers penetapan tersangka kasus suap pajak. (Azhar/detikcom)
Jakarta -

KPK telah menetapkan pegawai Ditjen Pajak, Wawan Ridwan (WR), sebagai tersangka kasus dugaan suap pemeriksaan pajak yang menjerat Angin Prayitno Aji. Wawan diduga menerima suap sebesar SGD 625.000.

"Dari total penerimaan tersebut, tersangka WR diduga menerima jatah pembagian sejumlah sekitar sebesar SGD 625.000," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (11/11/2021).

Ghufron menduga Wawan juga menerima sejumlah uang dari pihak lain. KPK kini masih menelusuri jumlah uang yang diterima Wawan.

"Selain itu, diduga tersangka WR juga menerima adanya pemberian sejumlah uang dari beberapa wajib pajak lain yang diduga sebagai gratifikasi yang jumlah uangnya hingga saat ini masih terus didalami," kata Ghufron.

Selain itu, KPK telah menyita tanah dan bangunan milik Wawan di Kota Bandung. Tanah dan bangunan itu diduga diperoleh dari penerimaan-penerimaan uang suap dan gratifikasi terkait pemeriksaan pajak.

Ghufron menjelaskan bahwa Wawan dan tersangka lainnya, Alfred Simanjuntak, menerima perintah dan arahan khusus dari Angin Prayitno, selaku Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak tahun 2016-2019. Wawan dan Alfred menerima arahan untuk melakukan 3 perusahaan yang akan melakukan wajib pajak.

Perusahaan itu adalah PT Gunung Madu Plantations, PT Bank PAN Indonesia, dan PT Jhonlin Baratama pada kurun 2016-2017. Pada saat pemeriksaan, diduga ada kesepakatan pemberian uang agar pajak tidak sebagaimana mestinya.

"Atas hasil pemeriksaan pajak yang telah diatur dan dihitung sedemikian rupa, tersangka WR dan AS diduga telah menerima uang yang selanjutnya di teruskan kepada Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani," katanya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya:

Simak juga Video: Pegawai Pajak Diduga Terlibat Suap Mundur, KPK: Kita Proses!

[Gambas:Video 20detik]