Tersangka Baru Kasus Suap Pajak Angin Prayitno Tiba di KPK

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Kamis, 11 Nov 2021 10:07 WIB
Tersangka baru kasus suap pajak tiba di KPK
Tersangka baru kasus suap pajak tiba di KPK. (Azhar/detikcom)
Jakarta - KPK baru saja menangkap tersangka baru terkait pengembangan kasus suap pajak yang menjerat eks Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak Angin Prayitno Aji sebagai tersangka. Tersangka itu kini telah tiba di gedung Merah Putih KPK setelah ditangkap di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pantauan detikcom, Kamis (11/11/2021) pukul 09.39 WIB, tersangka itu tiba di KPK dengan tangan ditutupi jaket berwarna biru tua. Tak mengeluarkan sepatah kata, tersangka ini langsung naik ke lantai atas gedung KPK untuk pemeriksaan.

Menurut sumber detikcom, tersangka itu adalah Kepala KPP Pratama Bantaeng, Sulawesi Selatan-Pemeriksa Pajak Madya, Dit 2 periode 2014-2019, Wawan Ridwan. Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan tersangka tersebut ditangkap pada Rabu (10/11) di wilayah Sulsel.

Ali mengatakan tersangka itu tak kooperatif terhadap KPK selama proses penyidikan.

"Yang bersangkutan kami nilai tidak kooperatif selama proses penyelesaian penyidikan perkara yang saat ini sedang KPK lakukan," ujar Ali.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan enam orang tersangka sebagai berikut:

1. Eks Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak, Angin Prayitno Aji (APA)
2. Eks Kepala Subdirektorat Kerja Sama dan Dukungan Pemeriksaan pada Direktorat Jenderal Pajak, Dadan Ramdani (DR)
3. Konsultan pajak, Ryan Ahmad Ronas (RAR)
4. Konsultan pajak, Aulia Imran Maghribi (AIM)
5. Kuasa wajib pajak, Veronika Lindawati (VL)
6. Konsultan pajak, Agus Susetyo (AS)

"Terkait hasil pemeriksaan pajak untuk tiga wajib pajak dimaksud, APA bersama-sama dengan DR diduga telah menerima sejumlah uang," kata Ketua KPK Firli Bahuri di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (4/5).

Dua eks pejabat yang diduga menerima suap itu ialah Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak tahun 2016-2019 Angin Prayitno Aji (APA) serta Kepala Subdirektorat Kerja Sama dan Dukungan Pemeriksaan pada Direktorat Jenderal Pajak Dadan Ramdani (DR). Mereka diduga menerima suap dari tiga perusahaan, yakni PT Gunung Madu Plantations, PT Bank PAN Indonesia (Panin), dan PT Jhonlin Baratama.

Firli menduga kedua orang tersebut mengatur jumlah pajak sesuai keinginan tiga perusahaan itu. Atas 'jasa' tersebut, keduanya diduga menerima duit total Rp 37 miliar.

Duit tersebut diduga diserahkan empat orang konsultan pajak atau perwakilan dari tiga perusahaan itu. Keempat orang itu adalah konsultan pajak Ryan Ahmad Ronas, Aulia Imran Maghribi, Agus Susetyo, serta kuasa wajib pajak Veronika Lindawati.

Lihat juga video saat 'Praperadilan Ditolak, Kuasa Hukum Angin Prayitno Keberatan':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/fas)