Polda Riau Ambil Alih Kasus Dosen Unri Diduga Ciumi Mahasiswi

Raja Adil Siregar - detikNews
Rabu, 10 Nov 2021 13:31 WIB
Gedung baru Polda Riau (Raja Adil-detikcom)
Gedung baru Polda Riau (Raja Adil/detikcom)
Pekanbaru -

Laporan dugaan pelecehan seksual yang dialami seorang mahasiswi Universitas Riau (Unri) diambil alih Polda Riau. Kasus tersebut sebelumnya dilaporkan mahasiswi diduga korban ke Polresta Pekanbaru.

"Laporan mahasiswi di Polresta Pekanbaru telah dilimpahkan ke Polda Riau. Kasusnya sekarang ditangani Ditreskrimum," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto kepada wartawan, Rabu (10/11/2021).

Sunarto mengatakan ada dua kasus yang ditangani Polda Riau terkait dugaan pelecehan yang dialami mahasiswi Unri tersebut. Kasus pertama terkait laporan mahasiswi dan, kedua, kasus laporan balik Syafri Harto atas pencemaran nama baik dan UU ITE.

"Yang dari Polresta ditangani Ditreskrimum dan satu lagi di Krimsus. Kedua kasus saat ini ditangani di Polda Riau," katanya.

Kasus ini mencuat setelah sebuah video pengakuan seorang mahasiswi soal pelecehan seksual di kampus Unri viral. Mahasiswi tersebut mengaku menjadi korban pelecehan yang diduga dilakukan Dekan FISIP Unri Syafri Harto.

Wanita dengan wajah yang disamarkan itu mengaku mahasiswi Jurusan Hubungan Internasional angkatan 2018 yang sedang bimbingan skripsi. Dia mengaku mengalami pelecehan pada akhir Oktober lalu di lingkungan kampus.

Mahasiswi itu mengaku dicium Syafri saat bimbingan. Kasus ini telah dilaporkan ke polisi. Syafri telah membantah tudungan tersebut. Dia kemudian melaporkan balik mahasiswi tersebut ke Polda Riau.

Syafri melapor karena merasa nama baiknya dicemarkan. Dia juga mengancam akan menuntut Rp 10 miliar ke mahasiswi itu.

(ras/haf)