Isi Laptop WN China Otak Pinjol Ilegal: Scan KTP dengan NIK Editan

ADVERTISEMENT

Isi Laptop WN China Otak Pinjol Ilegal: Scan KTP dengan NIK Editan

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Selasa, 09 Nov 2021 20:30 WIB
Pinjaman online abal-abal
Pinjaman online abal-abal (Fauzan Kamil/detikcom)
Jakarta -

Warga negara (WN) China yang diduga menjadi otak aplikasi pinjaman online (pinjol) ilegal berinisial WJS alias BH alias JN diciduk Bareskrim Polri. Dalam penangkapan itu, polisi menyita laptop dan HP milik pelaku.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Brigjen Helmy Santika membeberkan isi dari laptop WJS. Dalam laptop tersebut, penyidik menemukan scan KTP warga negara Indonesia (WNI) yang NIK-nya telah diedit.

"Bahwa setelah dilakukan pengecekan terhadap laptop saudara WJS ditemukan beberapa dokumen, di antaranya, scan KTP milik warga di beberapa wilayah di Indonesia yang telah dimodifikasi atau diedit NIK," ujar Helmy saat dimintai konfirmasi, Selasa (9/11/2021).

Kemudian, Helmy mengungkapkan, polisi menemukan file surat izin usaha dari Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Inovasi Milik Bersama (IMB) terbitan Kemenkumham RI yang diduga palsu. Diketahui, WJS merupakan pemilik dari KSP IMB yang menaungi banyak aplikasi pinjol ilegal.

"PDF Surat Izin Usaha milik Koperasi Simpan Pinjam Inovasi Milik Bersama (KSP IMB) yang diterbitkan oleh Kemenkumham RI yang diduga telah dimodifikasi atau diedit sehingga terlihat asli," ucapnya.

"Tata cara pembuatan aplikasi di platform Google maupun Facebook, form, atau data pembuatan merchants dari Koperasi Simpan Pinjam yang telah dibuat oleh saudara WJS," lanjut Helmy.

Selanjutnya, kata Helmy, polisi menemukan beberapa aplikasi yang telah berhasil dibuat WJS dan didaftarkan di Google dan Facebook. Adapun tanda daftar penyelenggaraan sistem elektronik milik KSP IMB yang diterbitkan oleh Kominfo RI juga diduga palsu karena diedit.

"Daftar nama serta aplikasi ilegal yang dikeluarkan oleh OJK," imbuhnya.

Lihat juga Video: Sengkarut Hukum Pinjol

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT