Atta Halilintar Resmi Cabut Laporan, Polisi Terapkan Restorative Justice

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 09 Nov 2021 15:34 WIB
Jakarta -

Atta Halilintar telah resmi mencabut laporan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh YouTuber Savas Fresh di Polres Metro Jakarta Selatan. Polisi pun kini bakal memproses pencabutan laporan yang dilakukan oleh Atta tersebut.

"Memang betul kedatangan yang bersangkutan dalam rangka mengajukan pencabutan laporannya yang terdahulu ya. Tentunya kami data tim penyidik juga berkewajiban untuk mengakomodir," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Achmad Akbar kepada wartawan, Selasa (9/11/2021).

Menurut Akbar, pihak Atta dan terlapor Savas yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka sudah melakukan pertemuan. Keduanya pun sepakat untuk berdamai.

"Memang sudah disertai pertemuan yang sifatnya forum mewujudkan perdamaian untuk keduanya," ujar Akbar.

Atas dasar itu, pihak kepolisian kini bakal mengedepankan restorative justice sesuai dengan surat edaran Kapolri dalam penyelesaian kasus UU ITE.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit diketahui telah mengeluarkan Surat Edaran terkait penyelesaian kasus pencemaran nama baik melalui ITE secara restorative justice. Dalam edaran tersebut, polisi diminta mengedepankan upaya mediasi antara pelapor dan terlapor.

"Sudah ada menjadi ketentuan di internal kita berkaitan dengan penyelesaian yang berorientasi pada keadilan restoratif," terang Akbar.

Atta Halilintar resmi mencabut laporan dugaan pencemaran nama baiknya yang dilakukan YouTuber Savas Fresh (28). Atta mengaku sudah memaafkan Savas.

"Aku dan istri (Aurel Hermansyah) hari ini sebenarnya kita ini lebih saling memaafkan. Karena namanya manusia kita punya khilaf, ada salah, dan punya hati," kata Atta di Polres Jakarta Selatan (Jaksel), Selasa (9/11/2021).

Menurut Atta, dia dan Savas sudah berdamai. Atta menyebut Savas sudah berjanji tidak akan mengulangi hal serupa.

"Iya (resmi mencabut laporan), sepakat melakukan perdamaian karena sudah ada iktikad baik juga dari keluarganya Savas atau Sefdiansyah, dan berjanji minta maaf dan segala macam," sebutnya.

(ygs/aud)