Rugikan Nasabah Rp 186 M, PT PAC Terdakwa MI Jiwasraya Dipolisikan

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Sabtu, 06 Nov 2021 17:27 WIB
Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Salah satu terdakwa manajemen investasi (MI) terkait kasus korupsi Jiwasraya, PT PAN Arcadia Capital (PAC), dilaporkan ke Bareskrim Polri. PAC dilaporkan atas dugaan investasi bodong.

"Benar, ada laporan terkait PT PAC, tentang lima produk reksa dana yang dimiliki," ujar Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Brigjen Helmy Santika saat dimintai konfirmasi, Sabtu (6/11/2021).

Laporan itu tertuang dalam laporan polisi (LP) bernomor LP/B/401/VII/2021/SPKT/BARESKRIM POLRI. LP itu dibuat pada 7 Juli 2021.

Di dalam LP tersebut, terlapornya ialah Direktur Marketing PT PAN Arcadia Capital, Hasan. Hasan dilaporkan atas dugaan tindak pidana penipuan hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Jakarta, Surabaya, dan Bandung.

Kembali ke Helmy, dirinya menjelaskan jumlah korban investasi bodong PT PAC mencapai 133 orang. Adapun jumlah kerugiannya ditaksir mencapai Rp 186 miliar.

"Jumlah korban mencapai 133 orang dari wilayah Bandung, Surabaya, dan Jakarta dengan total kerugian sekitar Rp 186 miliar," katanya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.