detikcom Do Your Magic

detikcom Do Your Magic: Sempat Dikeluhkan, Got Petamburan III Lanjut Dikeruk

Marteen Ronaldo Pakpahan - detikNews
Jumat, 05 Nov 2021 17:36 WIB
Karung-karung pengerukan got di Jl Petamburan III, hari ini, 5 November 2021. (Marteen Ronaldo/detikcom)
Karung-karung pengerukan got di Jl Petamburan III, hari ini, 5 November 2021. (Marteen Ronaldo/detikcom)
Jakarta -

Pengerukan got di Jl Petamburan III sempat dikeluhkan warga karena tidak langsung diselesaikan. Ternyata pengerukan got memang belum selesai dan masih terus berlanjut.

Got yang dikeluhkan warga karena tersumbat dan membuat banjir rumah orang ada di RT 007 RW 04, Jl Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Berdasarkan pantauan detikcom di lokasi, terlihat tumpukan karung goni berisi lumpur dan kerikil batu dari dasar got telah berhasil diangkat hari ini. Ternyata pengerukan juga berlangsung hingga ke beberapa rumah yang ada di daerah tersebut.

Ida Kurniasih saat ditemui mengatakan bahwa pengerukan got masih terus dilakukan oleh pihak pasukan biru (petugas Dinas Sumber Daya Air) dan oranye (PPSU).

"Masih dilakukan pengerukannya, tadi pagi juga terus dilakukan. Ini karung sampah yang tadi baru dibersihkan, kalau yang sebelumnya sudah diangkut," kata Ida saat ditemui di lokasi.

Dia menerangkan, bahwa sempat terjadi perdebatan dengan pihak kelurahan dan RT yang berada di sana terkait pengangkutan karung goni yang berjejer di halaman rumahnya.

"Iya, soalnya warga di sini dari kemarin pada ngeliatin ke arah rumah saya karena tumpukan sampah tersebut. Nah, tadi pagi tim biru datang dan menjelaskan bahwa pengangkutan sampah kemarin tidak dapat dilakukan," tegasnya.

Sementara itu, Ketua RT 07, Opie Diana, mengatakan pengerukan masih terus dilakukan hingga saat ini.

"Masih terus dilakukan perbaikan dan masih terus berjalan hingga tadi," jelasnya saat dihubungi.

Ia pun belum mengetahui kapan perbaikan dan pengerukan got di Petamburan III akan selesai. "Belum tahu, intinya karung-karung lumpur pengerukan juga sudah diangkut tadi pagi," katanya.

(dnu/dnu)