Polisi: Mahasiswa Tewas di Apartemen Jakbar Diduga Bunuh Diri

Karin Nur Secha - detikNews
Kamis, 04 Nov 2021 21:12 WIB
Ilustrasi Bunuh Diri
Ilustrasi bunuh diri (Foto: detikcom/Thinkstock)
Jakarta -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda, pembaca, yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang mahasiswa berinisial E (23) ditemukan tewas dalam keadaan kepala tertutup plastik di kamar apartemen wilayah Cengkareng, Jakarta Barat. Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Iptu Bintang mengatakan E tewas karena diduga bunuh diri.

"(Dia) diduga bunuh diri," kata Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Iptu Bintang saat dikonfirmasi, Kamis (4/11/2021).

Diketahui E ditemukan tewas pada Rabu (3/11) kemarin sekitar pukul 20.00 WIB. Sebelum ditemukan tewas, E diketahui sempat menghubungi orang tuanya melalui pesan WhatsApp.

"Awalnya ayahnya diberi tahu oleh istrinya (ibu korban) bahwa dirinya mendapat pesan WhatsApp dari korban yang berisi 'Mah, jika dapat pesan ini berarti saya sudah tidak ada'," ujarnya.

Tak lama kemudian, ibu dari korban langsung berangkat menuju unit apartemen yang ditinggali korban. Ketika sudah sampai di unit apartemen, kamar korban dalam keadaan terkunci dan orang tua korban berinisiatif membuka kamar dengan menggunakan kunci cadangan.

"Setelah masuk ayah korban melihat korban sudah meninggal dunia dengan posisi terlentang di atas kasur tidurnya, dengan kondisi kepala tertutup plastik dan di masukkan selang tabung gas untuk balon," jelas Bintang.

Setelah penemuan jenazah tersebut, orang tua korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cengkareng.

"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi mayat dan pada tubuh korban tidak di temukan tanda-tanda kekerasan," ungkap Bintang.

(ain/mea)