Sosok Aris Kadarisman, Korban Tabrak Lari di Jl Antasari Petinggi BUMN

Nahda Rizki Utami - detikNews
Rabu, 03 Nov 2021 20:01 WIB
Karangan bunga memenuhi halaman rumah duka Aris Kadarisman, AVP PT RNI di Depok
Karangan bunga memenuhi halaman rumah duka Aris Kadarisman, AVP PT RNI di Depok. (Nahda/detikcom)
Jakarta -

Aris Kadarisman (45) meninggal dunia setelah ditabrak lari sopir pikap di Jl Pangeran Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan. Aris Kadarisman diketahui merupakan petinggi di perusahaan badan usaha milik negara (BUMN), PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI).

detikcom menyambangi rumah duka Aris Kadarisman di Bojongsari, Depok, dan bertemu. Sejumlah karangan bunga terpajang di depan rumahnya.

Dari karangan bunga tersebut, Aris diketahui menjabat Assistant Vice President (AVP) Pengembangan SDM di PT RNI. Istri Aris Kadarisman bernama Hilda juga mengonfirmasi bahwa mendiang bekerja di PT RNI.

"Bukan direktur. Kalau pekerjaannya monggo (dilihat) di situ saja (sambil menunjuk karangan bunga)," kata Hilda sambil menunjuk karangan bunga di depan rumahnya, Rabu (3/11/2021)

Jenazah almarhum Aris Kadarisman telah dimakamkan di TPU Pondok Petir pada Senin (1/11) siang. Aris Kadarisman meninggalkan seorang istri dan 3 anak.

"Jadi dari Fatmawati langsung dibawa ke masjid. Nggak berapa lama azan Zuhur, salat dulu langsung dimakamkan di TPU Pondok Petir," jelas Hilda.

Hilda mengungkapkan keluarga sangat berduka atas kepergian Aris Kadarisman secara tragis ini. Hilda berharap pelaku mendapatkan hukuman yang adil.

"Ya sudah mau bagaimana kan? Kita juga ya sudahlah. Ada pengadilan yang lebih adil," jelas Hilda.

Pelaku Melarikan Diri

Diketahui sebelumnya Aris Kadarisman meninggal dunia setelah ditabrak pengemudi pikap di Jl Pangeran Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (1/11). Informasi dari polisi, Aris saat itu hendak salat Subuh.

Kanit Laka Polres Metro Jakarta Selatan AKP Suharno mengatakan korban terpental dan membentur tiang beton MRT setelah ditabrak pikap. Sedangkan pelaku langsung tancap gas tanpa memberikan pertolongan kepada korban.

"Terpental ke depan kiri dan kepalanya membentur beton tiang MRT, sehingga meninggal di tempat," ujar Suharno kepada detikcom, Selasa (2/11).

"Mau salat Subuh jalan kaki. Jalan kaki di pinggir," kata Suharno.

Polisi saat ini masih mencari pelaku tabrak lari tersebut. Polisi menyisir CCTV di lokasi untuk mengidentifikasi pelat nomor kendaraan yang dibawa oleh pelaku.

Simak video 'Detik-detik Mobil Pikap Tabrak Lari-Tewaskan Pria di Jaksel':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/fjp)